KLIKSUMUT.COM – Nama Duo MAIA kembali menjadi perbincangan hangat publik setelah tampil mengejutkan di panggung Pestapora 2024. Grup duet yang digawangi Maia Estianty dan Mey Chan ini dikenal sebagai salah satu duo perempuan paling ikonik dalam sejarah musik Indonesia. Meski sempat hiatus panjang, eksistensi MAIA tetap membekas kuat di hati para penggemarnya.
Duo MAIA resmi diperkenalkan kepada publik pada 10 Januari 2008, setelah Maia Estianty melakukan audisi di beberapa kota untuk mencari partner duet baru. Pilihan Maia akhirnya jatuh kepada Mey Chan, musisi asal Malang yang memiliki kemampuan vokal unik serta mahir memainkan cello dan bass.
Nama MAIA dipilih sebagai identitas baru, menggantikan nama Ratu yang sebelumnya dibentuk bersama Ahmad Dhani. Dengan logo baru bertinta emas dan mahkota, MAIA tampil membawa konsep yang lebih berani, unik, dan berbeda dari duo lain di industri musik Tanah Air.
Sejak awal kemunculannya, Duo MAIA langsung mencuri perhatian. Lagu “Ingat Kamu” sukses besar dan meraih Double Platinum dari Sony BMG dengan penjualan lebih dari 300 ribu keping.
Kesuksesan berlanjut lewat album “Sang Juara” (2009) yang melahirkan hit seperti: Pengkhianat Cinta, Serpihan Sesal dan Sang Juara.
Bahkan, lagu “Sang Juara” dinobatkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault sebagai lagu wajib dalam berbagai ajang olahraga nasional, menggantikan “We Are The Champions” milik Queen.
Tak hanya itu, Duo MAIA juga meraih penghargaan Grup/Duo Terdahsyat di Dahsyatnya Award 2009, sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai duo vokal nomor satu di Indonesia saat itu.
Berbeda dari konsep Harajuku yang melekat pada Ratu, Duo MAIA tampil dengan berbagai tema kostum yang selalu berubah, mulai dari: Unique casual, Leopard & mannequin, Punk London, Colorful dan Glamour hingga sexy punk
Citra unik, centil, dan berbeda menjadi identitas kuat yang membuat Duo MAIA mudah dikenali dan dicintai penggemar.
Pada 2017, Mey Chan memutuskan keluar dari Duo MAIA untuk fokus berkarier solo. Setahun kemudian, ia resmi menggunakan nama panggung Dita. Sejak kepergian Mey Chan, Maia Estianty belum menunjuk pengganti tetap, membuat Duo MAIA memasuki masa hiatus.
Pada April 2018, Maia sempat merilis lagu duet “Sang Penggoda” bersama Tata Janeeta, memicu spekulasi terbentuknya formasi baru. Namun, hingga kini tidak pernah ada konfirmasi resmi, sementara Tata Janeeta pada 2023 kembali bergabung dengan Mahadewi.
BACA JUGA: DRIVE Resmi Hadir dengan Formasi Baru, AXL Ramanda Jadi Babak Baru Band Rock Legendaris Indonesia
Setelah bertahun-tahun vakum, Duo MAIA akhirnya reuni dan tampil bersama di Pestapora 2024 pada September 2024. Penampilan ini langsung menjadi sorotan dan memicu nostalgia para penggemar yang telah lama merindukan chemistry khas Maia dan Mey Chan di atas panggung.
Meski belum ada kepastian soal kelanjutan Duo MAIA ke depan, perjalanan panjang dan kontribusinya telah menjadikan MAIA sebagai legenda duo perempuan Indonesia. Reuni di Pestapora 2024 seolah menjadi bukti bahwa nama MAIA belum pernah benar-benar hilang dari industri musik Tanah Air. (KSC)
TIM REDAKSI








