KLIKSUMUT.COM – Duo Anggrek kembali menegaskan eksistensinya di industri musik dangdut Tanah Air. Kini, Duo Anggrek diisi oleh Devay dan Putri, setelah sebelumnya beranggotakan Devay dan Mozza. Pergantian personel tersebut justru menjadi babak baru yang semakin menguatkan popularitas Duo Anggrek di tengah persaingan musik dangdut modern.
Duo Anggrek sendiri terbentuk sejak tahun 2012 dan dikenal konsisten menghadirkan karya-karya dangdut dengan konsep unik. Selama berkarier, Duo Anggrek telah merilis banyak single populer seperti “Sir Gobang Gosir”, “Panggung Dangdut”, “SUMO (Susah Move On)”, “Goyang Nasi Padang”, “Pemberi Harapan Palsu”, “Asem Goyang”, hingga “Buka Lapak”.
Bernaung di bawah label NAGASWARA, Duo Anggrek mengusung konsep musik Dancedhut, perpaduan dangdut dan sentuhan musik dansa yang enerjik. Ciri khas lainnya terletak pada lirik-lirik lagu yang disusun menyerupai pantun, membuat Duo Anggrek tampil berbeda dibandingkan grup dangdut kebanyakan.
BACA JUGA: DRIVE Resmi Hadir dengan Formasi Baru, AXL Ramanda Jadi Babak Baru Band Rock Legendaris Indonesia
Salah satu lagu yang paling melekat dengan Duo Anggrek adalah “Goyang Nasi Padang” ciptaan Yanto Sari. Lagu ini menjadi signature song yang hampir selalu dibawakan Devay dan Putri setiap kali tampil di berbagai panggung hiburan di Indonesia.
Namun, pencapaian terbesar Duo Anggrek sejauh ini datang lewat single “Cikini Gondangdia”. Lagu yang dirilis pada 2015 tersebut kembali melejit dan viral di TikTok sepanjang tahun 2023. Audio lagu ciptaan Jaya Shalwa & Yogi RPH itu digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari selebritas, tokoh publik, hingga masyarakat umum di media sosial.
Popularitas “Cikini Gondangdia” membawa berkah besar bagi Duo Anggrek pasca pandemi Covid-19. Jadwal manggung mereka mendadak padat, dengan undangan tampil dari Jakarta hingga Jayapura. Devay dan Putri pun mengakui lagu tersebut menjadi titik balik yang luar biasa dalam perjalanan karier mereka.
Tak hanya sukses secara komersial, Duo Anggrek juga menorehkan prestasi prestisius. Mereka menjadi artis dangdut pertama yang dilibatkan musisi Badai dalam konsernya bertajuk “Perayaan 25 Tahun Bermusik – Tak Lekang Oleh Waktu” di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (25/1/2024).
Dalam konser tersebut, Duo Anggrek membawakan satu-satunya lagu dangdut ciptaan Badai, “SUMO (Susah Move On)”. Tampil anggun mengenakan kebaya Betawi, Devay dan Putri menyuguhkan tarian cokek dengan aransemen musik gambang keromong, memadukan unsur tradisional dan modern yang memukau penonton.
Dengan formasi baru, segudang prestasi, serta lagu-lagu yang terus relevan lintas generasi dan platform digital, Duo Anggrek membuktikan diri sebagai salah satu ikon dangdut modern yang tetap bertahan dan terus bersinar di industri musik Indonesia. (KSC)
TIM REDAKSI








