Der Klassiker Bayern Munich vs Borussia Dortmund Berakhir 2-2, Harry Kane Pamerkan Trofi Ballon d’Or 2026

Der Klassiker Bayern Munich vs Borussia Dortmund Berakhir 2-2, Harry Kane Pamerkan Trofi Ballon d’Or 2026
Duel panas Der Klassiker antara Bayern Munich melawan Borussia Dortmund berakhir imbang 2-2 dalam lanjutan pekan kedelapan Liga Jerman 2026/2027 di Allianz Arena, Minggu. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Duel panas Der Klassiker antara Bayern Munich melawan Borussia Dortmund berakhir imbang 2-2 dalam lanjutan pekan kedelapan Liga Jerman 2026/2027 di Allianz Arena, Minggu.

Bayern Munich yang tampil di hadapan pendukung sendiri sempat dua kali unggul melalui gol Konrad Laimer dan Dayot Upamecano. Namun, Borussia Dortmund menunjukkan perlawanan sengit dengan membalas lewat Serhou Guirassy dan Fabio Silva.

Hasil imbang ini membuat kedua tim tetap bertahan di posisi teratas klasemen sementara Bundesliga. Bayern Munich masih memimpin dengan koleksi 18 poin, unggul selisih gol atas Borussia Dortmund yang berada di peringkat kedua dengan jumlah poin sama.

Sebelum pertandingan dimulai, perhatian publik di Allianz Arena tertuju kepada striker Bayern Munich, Harry Kane. Penyerang asal Inggris tersebut mendapat kesempatan memamerkan trofi Ballon d’Or 2026 di hadapan para pendukung Die Roten.

BACA JUGA: Bayern Munich Sapu Bersih 10 Laga Awal Musim 2025/2026

Gol Laimer Bawa Bayern Unggul di Babak Pertama

Pertandingan berlangsung menarik sejak menit awal. Borussia Dortmund sempat menggetarkan gawang Bayern Munich pada menit ke-34 melalui Jobe Bellingham.

Namun, gol tersebut tidak disahkan setelah Video Assistant Referee (VAR) memastikan pemain Dortmund itu berada dalam posisi offside.

Bacaan Lainnya

Bayern Munich kemudian berhasil membuka keunggulan pada menit ke-38. Konrad Laimer sukses memanfaatkan bola muntah hasil tembakannya yang sebelumnya ditepis kiper Borussia Dortmund, Gregor Kobel.

Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Bayern Munich. Skor bertahan hingga turun minum.

Guirassy Samakan Kedudukan, Upamecano Kembali Bawa Bayern Unggul

Memasuki babak kedua, Borussia Dortmund meningkatkan tekanan demi mengejar ketertinggalan.

Usaha tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60. Serhou Guirassy mencetak gol penyeimbang melalui tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti yang gagal diantisipasi Jonas Urbig.

Kedudukan berubah menjadi 1-1.

Namun, Bayern Munich kembali menunjukkan kualitasnya. Enam menit berselang, Dayot Upamecano berhasil mencetak gol setelah menerima umpan sundulan Harry Kane.

Dengan sontekan dari depan gawang, Upamecano membawa Bayern kembali unggul 2-1.

Fabio Silva Jadi Penyelamat Dortmund

Tertinggal satu gol membuat Borussia Dortmund semakin agresif membangun serangan.

Pelatih Dortmund kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Fabio Silva. Keputusan tersebut terbukti tepat.

Fabio Silva berhasil menjadi penyelamat tim tamu setelah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-79 melalui tembakan mendatar.

Gol tersebut membuat skor kembali sama kuat 2-2 sekaligus menggagalkan ambisi Bayern Munich meraih kemenangan di kandang sendiri.

Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Bayern Munich dan Borussia Dortmund akhirnya harus berbagi satu poin dalam duel bergengsi Der Klassiker.

Hasil ini membuat persaingan perebutan posisi puncak Bundesliga 2026/2027 semakin menarik. Kedua rival tersebut kini sama-sama mengoleksi 18 poin, dengan Bayern Munich tetap unggul berdasarkan selisih gol.

BACA JUGA: Bayern Munchen Singkirkan Real Madrid! Menang Dramatis 4-3, Die Roten ke Semifinal Liga Champions

Susunan Pemain Bayern Munich vs Borussia Dortmund

Bayern Munich (4-2-3-1):

Jonas Urbig; Konrad Laimer, Dayot Upamecano, Kim Min-jae, Alphonso Davies; Joshua Kimmich, Aleksandar Pavlovic; Michael Olise, Ismail Saibari, Serge Gnabry; Harry Kane.

Borussia Dortmund (3-4-2-1):

Gregor Kobel; Nico Schlotterbeck, Waldemar Anton, Joane Gadou; Daniel Svensson, Felix Nmecha, Joey Veerman, Maximilian Beier; Carney Chukwuemeka, Jobe Bellingham; Serhou Guirassy. (KSC)

Pos terkait