Yayasan Rumah Infaq Gelar Launching Gerakan Menghafal Al-Quran & Wisuda 44 Santri TPQ se Kota Gunungsitoli

Yayasan Rumah Infaq Gelar Launching Gerakan Menghafal Al-Quran & Wisuda 44 Santri TPQ se Kota Gunungsitoli
Gerakan Menghafal Al-Qur’an (GMA) sekaligus mewisuda 44 orang Santri Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) se Kota Gunungsitoli yang terlaksana di Gedung serbaguna A'Luck, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Minggu (1/11/2026). (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | GUNUNGSITOLI – Yayasan Rumah Infaq meluncurkan Gerakan Menghafal Al-Qur’an (GMA) sekaligus mewisuda 44 orang Santri Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) se Kota Gunungsitoli yang terlaksana di Gedung serbaguna A’Luck, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Minggu (1/11/2026).

Pembina Yayasan Rumah Infaq, Dr. HC. Yusman Dawolo, M.Kom.I atau disapa akrab Bang YD, menyampaikan bahwa Kegiatan ini sebagai salah satu upaya membangun generasi muda yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki karakter kuat sejak usia dini.

Program ini diharapkan menjadi gerakan pendidikan keagamaan yang tidak hanya mendorong anak- anak mampu menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai- nilainya dalam kehidupan sehari- hari.

“Pembentukan karakter anak merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi masa depan keluarga, masyarakat, dan bangsa”, ucapnya.

BACA JUGA: Koperasi Perempuan Nias K-OFPN Digugat ke PHI Medan, Sidang Masuk Tahap Keterangan Saksi

Menurut Bang YD bahwa pendidikan anak tidak cukup hanya berorientasi pada kecerdasan akademik. Anak- anak juga perlu dibekali nilai keimanan, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, rasa hormat kepada orang tua, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Al-Qur’an harus menjadi bagian dari kehidupan anak- anak sejak dini. Dengan pembinaan yang konsisten, lingkungan pendidikan yang mendukung, serta keterlibatan orang tua, diharapkan tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial.

Bang YD berharap Gerakan Menghafal Al-Qur’an dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan keluarga, lembaga pendidikan, para guru mengaji, tokoh agama, dan masyarakat luas.

Bacaan Lainnya

“Gerakan Menghafal Al-Qur’an ini bukan sekadar mengejar berapa banyak ayat yang mampu dihafal anak- anak. Lebih dari itu, kita ingin membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an, memiliki akhlak yang baik, menghormati orang tua, menghargai sesama, dan kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat”, terang.

Sedangkan Direktur Yayasan Rumah Infa, Ustadz Iad Yahyadin Munthe, S.Sos, M.Pd, menerangkan bahwa kegiatan launching Gerakan Menghafal Al-Quran (GMA) yang merupakan bagian dari misi syiar agama dalam mengembangkan generasi muda penghafal Al-Quran di seluruh wilayah Kepulauan Nias.

Ustadz Yahya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh donatur yang turut berinfak melalui Yayasan ini dalam mendukung Gerakan penghafal Al-Quran.

“Melalui peluncuran GMA, Yayasan Rumah Infaq berharap semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar, menghafal, mencintai, dan mengamalkan Al-Qur’an sehingga tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang membawa kebaikan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa”, pintanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, Dr. H. Julkarman Tanjung, turut menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan launching GMA dan wisudawan TPQ se Kota Gunungsitoli.

“Kegiatan ini layak untuk dikembangkan. Di Kota Gunungsitoli ini banyak TPQ. Kita harap semua generasi muda islam menjadi penghafal Al-Quran”, katanya.

BACA JUGA: Terungkap! Pertikaian Sengit KSOP vs Pelindo di Pelabuhan Angin Gunungsitoli, Antara “Bisnis dan Keselamatan Nyawa Manusia”

Pantauan dilapangan, Yayasan Rumah Infaq bekerjasama dengan Baitul Mal PT. PLN Regional Sumatera Utara turut menyalurkan santunan kepada Muallaf dan Kaum dhuafa yang ada di Kota Gunungsitoli, serta menyalurkan bingkisan sembako kepada Guru-Guru TPQ se Kota Gunungsitoli.

Tampak hadir juga Unsur Forkopimda Kota Gunungsitoli, Pimpinan MUI Kota Gunungsitoli, Pimpinan Ormas Islam se Kota Gunungsitoli, Pimpinan Organisasi Kepemudaan se Kota Gunungsitoli, Tokoh masyarakat Kota Gunungsitoli, Pimpinan TPQ se Kota Gunungsitoli dan Ratusan Orangtua santri wisudawan. (KSC)

Reporter; Martinus Gea

Pos terkait