Penetapan level UMKM dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa kriteria antara lain omset, akses pasar, metode pemasaran (offline, online) dan mitra.
Program pengembangan UMKM dilakukan dari hulu ke hilir dengan lebih difokuskan pada empat hal, yaitu mendorong ketersediaan bahan baku, meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam proses produksi dan kelembagaan, mendorong digitalisasi dan pembiayaan, serta mendorong perluasan akses pasar,
termasuk akses pasar global atau ekspor.
Menurutnya, dalam pelaksanaan program pengembangan UMKM, perlu kolaborasi, sinergi, kerjasama berbagai pihak sebagaimana kegiatan yang dilakukan dalam tiga hari ini.
“Kami berharap, pengetahuan dan informasi yang diperoleh dari pelatihan ini, dapat menambah pengetahuan peserta terkait prosedur ekspor, berbagai informasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong perluasan akses pasar, terutama ekspor,” tuturnya.
Selain itu, sinergi berbagai pihak dalam mendorong pengembangan UMKM termasuk UMKM Go Ekspor sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia perlu terus didorong
Baca juga: Tingkatkan Ekonomi Syariah, Bank Syariah Indonesia Tandatangani Kerjasama Universitas Sumatera Utara
Pada pelatihan ini beragam materi disampaikan narasumber antara lain Perizinan Usaha dan Pengenalan Akuntansi Laporan Keuangan (PKN STAN), Tatalaksana Ekspor (Kanwil DJBC Sumut), Tatalaksana dan Perizinan Ekspor Produk Pertanian (BBKP Belawan), Tatalaksana dan Perizinan Produk Perikanan (BKIPM I Medan).
Kemudian, Tutorial Pengisian Modul Pengguna Jasa dan Modul Ekspor (KPPBC TMP B Kuala Namu), Hak dan Kewajiban Wajib Pajak (Kanwil DJBC Sumut).
Peserta pelatihan 70 UMKM, terdiri atas 57 UMKM Binaan Bank Indonesia di wilayah Sumatera Utara, yaitu KPw BI Sumatera Utara, KPw BI Pematang Siantar dan KPw BI Sibolga. Sisanya merupakan UMKM binaan/mitra Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara.
Hadir pada acara itu Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sumut Ambang Priyonggo, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan Andi PM Yusmanto AM SP MH, Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut Hendrik Sitompul, Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Medan I Muhammad Burlian SPi MSi. Turut hadir para pelaku UMKM peserta kelas ekspor.
Soekowardojo menyatakan menyambut baik sinergi, kerjasama antar stakeholder dalam penyelenggaraan event seperti ini. (swisma)






