Menurutnya, pengetahuan semacam ini begitu penting dan diperlukan dalam rangka mempersiapkan dan mendorong pelaku UMKM untuk memperluas akses pasar luar negeri.
Upaya yang dilakukan para pemangku kepentingan dalam mendorong ekspor produk UMKM Indonesia, menurut Soekowardojo, sejalan dengan upaya yang dilakukan Bank Indonesia dalam mendorong akses pasar global produk-produk UMKM atau UMKM Go Ekspor.
Baca juga: Bank Syariah Indonesia Siap Satukan Operasional di Sumatera Utara
“Untuk mendorong UMKM Go Ekspor, Bank Indonesia bersinergi dengan berbagai pihak melakukan berbagai program,” ujarnya.
Program itu diantaranya peningkatan kapasitas UMKM agar mampu menghasilkan produk lebih berdaya saing, menyelengarakan berbagai event promosi seperti pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) untuk level nasional, pameran Karya Kreatif Sumatera Utara untuk level wilayah.
Kemudian, berbagai kegiatan dalam rangka business matching dengan potensial buyer luar negeri bekerjasama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di luar negeri, serta mengikutsertakan UMKM binaan pada beberapa event promosi internasional baik yang berlangsung di dalam negeri maupun di luar negeri, seperti pameran New York Now, sebuah pameran kriya terbesar di USA.
Ia mengakui dukungan dari berbagai asosiasi ekspor tentunya juga sangat diperlukan, tak terkecuali dukungan dari Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia
Sumatera Utara.
Dalam pelaksanan program pengembangan UMKM, Bank Indonesia menetapkan peta jalan pengembangan UMKM dengan membagi UMKM ke dalam 4 level, yaitu UMKM Potensial, UMKM Sukses, UMKM Digital dan UMKM Ekspor.






