Dialog Polemik Air Bersih di Batu Merah, Warga Batalkan Aksi ke BP Batam

Dialog Polemik Air Bersih di Batu Merah, Warga Batalkan Aksi ke BP Batam
POLEMIK AIR BERSIH: Polsek Batu Ampar memfasilitasi dialog warga Batu Merah dengan BP Batam terkait percepatan penyelesaian distribusi air bersih, Jumat (13/2/2026). (FOTO: Dalil Harahap)

KLIKSUMUT.COM | BATAM ~ Polsek Batu Ampar memfasilitasi dialog antara Tim Satgas Percepatan Penyelesaian Permasalahan Air Bersih Kota Batam dan Koalisi Masyarakat Batu Merah Menggugat bersama warga di Tugu Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, Jumat (13/2/2026). Forum ini menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat terkait distribusi air bersih secara langsung kepada pejabat berwenang.

Dialog menghadirkan Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam Mouris Limanto, dan Direktur Pengendalian Lahan dan Pesisir BP Batam Deni Tondano. Turut hadir Direktur Badan Usaha SPAM, Fasilitas dan Lingkungan BP Batam Iyus Rusmana, dan Camat Batu Ampar Yuliandi Saputra.

Selain itu, ikut hadir Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah, jajaran personel Polsek Batu Ampar, dan unsur Satintelkam Polresta Barelang. Demikian juga turut hadir perangkat Kelurahan Batu Merah, tokoh mahasiswa, serta sekitar 40 perwakilan warga.

BACA JUGA: Polsek Batu Ampar Kawal Hari ke-9 Distribusi Air Bersih di Tanjung Sengkuang

Warga Sampaikan Kekecewaan Distribusi Air

Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, mengajak seluruh pihak menyelesaikan persoalan air bersih melalui forum dialog yang telah difasilitasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran pejabat BP Batam menjadi momentum penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh penjelasan secara langsung.

Kompol Amru Abdullah juga mengingatkan bahwa pada waktu bersamaan pimpinan BP Batam menggelar rapat internal di kantor. Ia khawatir apabila massa tetap mendatangi kantor tersebut, aspirasi warga tidak tersampaikan secara maksimal. Karena itu, ia mengajak masyarakat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, khususnya di Kelurahan Batu Merah.

Dalam dialog, perwakilan warga mengungkapkan bahwa persoalan air bersih telah berlangsung lama dan memicu kekecewaan karena realisasi pemasangan pompa yang sebelumnya dijanjikan belum terwujud. Warga juga mengeluhkan distribusi air yang kerap berlangsung hingga larut malam serta hambatan pasokan akibat aksi di wilayah lain.

BACA JUGA: Polsek Lubuk Baja Kawal Distribusi Air Bersih untuk Warga Tanjung Uma

Bacaan Lainnya

Koalisi Masyarakat Batu Merah Menggugat menegaskan bahwa mereka hadir bukan sebagai provokator, melainkan memperjuangkan hak atas distribusi air bersih yang layak. Ketua PMKRI Kota Batam turut meminta agar pemerintah memprioritaskan Batu Merah dalam penanganan distribusi air. Koordinator aksi juga meminta surat pernyataan tertulis yang ditandatangani Kepala BP Batam sebagai bentuk komitmen resmi kepada masyarakat.

BP Batam Paparkan Tahapan Proyek

Menanggapi aspirasi tersebut, Direktur Pengendalian Lahan dan Pesisir BP Batam Deni Tondano menjelaskan bahwa pimpinan BP Batam telah membentuk Tim Satgas untuk mempercepat penyelesaian persoalan air bersih di Kota Batam, termasuk Batu Merah.

Ia menyebut anggaran pembangunan sudah tersedia dan pihaknya telah menyerahkan dokumen administrasi ke Unit Layanan Pengadaan. Proses lelang cepat direncanakan mulai pekan depan dengan estimasi waktu sekitar 45 hari kerja. Setelah menetapkan pemenang, pelaksana proyek akan mengerjakan pembangunan selama kurang lebih empat bulan.

BACA JUGA: Polsek Batu Ampar Kawal Distribusi Air Bersih Warga Tanjung Sengkuang

BP Batam juga berkomitmen memperlancar distribusi air sembari menunggu proyek berjalan. Pihaknya menambah selang sepanjang 50 meter untuk mendukung pendistribusian air ke warga.

Terkait keluhan lonjakan tagihan air meski air tidak mengalir, BP Batam meminta masyarakat segera melapor dan menunda pembayaran sementara hingga ada penyesuaian. BP Batam juga mengimbau warga tidak memasang pompa tambahan langsung pada jaringan distribusi karena tindakan tersebut dapat memengaruhi tekanan air dan akurasi pencatatan meter.

Warga Sepakat Batalkan Aksi

Hasil dialog menunjukkan Koalisi Masyarakat Batu Merah Menggugat bersama warga menerima penjelasan Tim Satgas. Mereka sepakat membatalkan rencana aksi demonstrasi ke Kantor BP Batam dan DPRD Kota Batam.

BP Batam menyatakan akan menyampaikan perkembangan setiap tahapan proyek secara terbuka kepada perwakilan warga sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Dialog berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Personel Polsek Batu Ampar mengawal kegiatan sesuai prosedur pengamanan. (KSC)

REPORTER: Dalil Harahap

Pos terkait