KLIKSUMUT.COM | ACEH SELATAN – Kondisi banjir di Kecamatan Trumon Tengah semakin mengkhawatirkan. Curah hujan tinggi sejak beberapa hari terakhir membuat aliran sungai meluap dan merendam pemukiman warga. Ketinggian air terus meningkat, memaksa upaya cepat dan terkoordinasi untuk menyelamatkan warga yang terdampak.
Pada Jumat malam (28/11/2025), situasi darurat ini direspons cepat oleh Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N Lubis, S.Sos, yang turun langsung memimpin proses evakuasi bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD Aceh Selatan, serta relawan.
Evakuasi di Tengah Gelap dan Genangan 1,5 Meter
Meski harus melintasi genangan air setinggi 1,5 meter, medan sulit dan penerangan terbatas tidak menghentikan langkah tim gabungan. Dengan menggunakan perahu karet dan perlengkapan keselamatan, proses evakuasi difokuskan pada kelompok rentan seperti lansia, balita, anak-anak, serta ibu hamil.
BACA JUGA: Arungi Banjir, Ketua TP PKK Aceh Salurkan Bantuan Darurat Korban Banjir Aceh Utara
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami memastikan seluruh warga terdampak berada di lokasi aman. Saya meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas,” tegas Letkol Inf Andrino di sela proses evakuasi.
558 Jiwa Dievakuasi ke Dua Posko Utama
Hingga laporan terakhir, sebanyak 558 jiwa berhasil dievakuasi ke dua posko pengungsian utama: Posko Kompi 1 Batalyon C Pelopor Sat Brimob dan Posko Cot Bayu, Trumon Tengah
Selain mengevakuasi warga, petugas juga melakukan pendataan kebutuhan mendesak, seperti makanan siap saji, selimut, obat-obatan, serta memastikan jalur evakuasi aman dari arus deras dan material bawaan banjir.
Babinsa Diminta Siaga Penuh
Dandim 0107/Aceh Selatan juga menginstruksikan seluruh Babinsa di wilayah terdampak untuk tetap siaga, melakukan pemantauan intensif, berkoordinasi dengan aparat desa, dan memberikan laporan berkala terkait perkembangan kondisi banjir.
BACA JUGA: Sungai Wampu Meluap, Ribuan Rumah di Langkat Terendam Banjir
“Situasi ini belum stabil. Sinergi dan kecepatan respon sangat diperlukan agar masyarakat mendapat perlindungan dan bantuan secepat mungkin,” ujarnya.
Hingga malam hari, proses evakuasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan terkendali, meski debit air di sejumlah titik masih menunjukkan peningkatan. Tim gabungan tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan banjir susulan dan memastikan keselamatan warga menjadi fokus utama. (KSC)
REPORTER: Dahyati








