Bupati Karo Pimpin Rapat Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Tegaskan Tata Kelola yang Transparan

Bupati Karo Pimpin Rapat Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Tegaskan Tata Kelola yang Transparan
Bupati Karo Brigjen Pol.Antonius Ginting pimpin rapat evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi di laksanakan di Aula Kantor Bupati Kabanjahe. (kliksumut.com/Herman Harahap)

REPORTER: Herman Harahap

KLIKSUMUT.COM | KARO – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., memimpin rapat evaluasi dan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Karo pada Kamis (6/3/2025). Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Karo ini bertujuan untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Dalam arahannya, Bupati Karo menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat serta koordinasi berkelanjutan antara seluruh pemangku kepentingan. “Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025, tata kelola pupuk bersubsidi harus memenuhi prinsip 7T, yakni tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat penerima,” ujar Bupati Antonius Ginting.

BACA JUGA: Bupati Karo Ikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi

Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo memiliki peran strategis dalam membantu petani mendapatkan pupuk bersubsidi secara merata dan sesuai kebutuhan. “Seluruh pemangku kepentingan, mulai dari produsen hingga petani, harus menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan hasil pertanian sekaligus menyejahterakan petani di Kabupaten Karo,” tambahnya.

Sinergi Pemangku Kepentingan untuk Optimalisasi Distribusi
Rapat evaluasi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., Plh. Sekda Kabupaten Karo, unsur Forkopimda Kabupaten Karo, para Kepala Perangkat Daerah terkait, Pimpinan Pupuk Indonesia Holding Company (Holding BUMN), para Camat se-Kabupaten Karo, distributor pupuk, serta perwakilan kios pengecer.

Dalam diskusi, para peserta rapat menyampaikan berbagai masukan dan evaluasi terkait distribusi pupuk bersubsidi di lapangan. Beberapa permasalahan yang diangkat meliputi keterlambatan distribusi, alokasi yang belum merata, serta kendala administratif yang dihadapi oleh pengecer maupun petani.

Bupati Karo menginstruksikan dinas terkait untuk segera menindaklanjuti setiap kendala yang ditemukan dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan distribusi pupuk dapat berjalan lebih baik. “Kami ingin sistem penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Karo berjalan transparan dan efektif, sehingga tidak ada penyalahgunaan maupun kendala distribusi yang dapat merugikan petani,” tegasnya.

BACA JUGA: Miliki Sabu, Dua Pria Ditangkap Satnarkoba Polres Karo

Komitmen Pemerintah dalam Mendukung Petani
Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan serta efektivitas distribusi pupuk bersubsidi agar lebih tepat sasaran. Dengan langkah konkret dan sinergi antara pemerintah, distributor, serta pengecer, diharapkan tidak ada lagi keluhan dari petani terkait kelangkaan pupuk atau harga yang tidak sesuai.

“Ke depan, kita akan terus meningkatkan mekanisme pengawasan dan evaluasi secara berkala agar tidak ada celah penyimpangan. Mari kita bersama-sama menjaga komitmen ini demi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Karo,” tutup Bupati Karo.

Dengan adanya rapat evaluasi ini, diharapkan distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Karo semakin baik, mendukung produktivitas pertanian, serta membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani. (KSC)

Pos terkait