Bunda PAUD Asahan Tanamkan Karakter Sejak Usia Dini Lewat Manasik Haji Cilik

Bunda PAUD Asahan Tanamkan Karakter Sejak Usia Dini Lewat Manasik Haji Cilik
MANASIK HAJI CILIK: Anak-anak PAUD di Asahan antusias mengikuti Manasik Haji Cilik yang dibimbing langsung Bunda PAUD dan HIMPAUDI di Masjid Agung Achmad Bakrie Kisaran. (FOTO: Dinda Meyla Sari)

KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Suasana ceria dan penuh semangat mengiringi pelaksanaan Manasik Haji Cilik di Masjid Agung Achmad Bakrie Kisaran. Bunda PAUD Kabupaten Asahan, Ny Yusnila Indriati Taufik, hadir memberikan pendampingan bersama Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Ny Juni Rianto, dan sejumlah pengurus.

Kegiatan edukatif ini bertujuan mengenalkan nilai-nilai ibadah kepada anak usia dini melalui metode yang menyenangkan.

Penanaman Nilai Ibadah dan Karakter

Dalam sambutannya, Bunda PAUD, Ny Yusnila Indriati Taufik, menjelaskan bahwa praktik manasik seperti thawaf, sa’i, wukuf, dan tahallul menjadi metode pembelajaran yang efektif untuk membentuk karakter spiritual, keberanian, dan kemandirian anak.


BACA JUGA: Marlina Muzakir Raih Penghargaan Nasional Bunda PAUD Peduli PAUD Tahun 2025

“Pengalaman langsung ini bukan hanya mengenalkan rukun-rukun haji, tetapi juga menanamkan fondasi moral dan penguatan karakter yang penting bagi tumbuh kembang anak PAUD,” katanya.

Bacaan Lainnya

Panitia merancang rangkaian manasik secara aktif agar anak-anak dapat mengikuti setiap simulasi ibadah dengan antusias. Para peserta tampak menikmati proses praktik ibadah yang dikemas interaktif dan mudah dipahami.

Kolaborasi Pendidikan dan Harapan Keberlanjutan

Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Asahan menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam memperkuat layanan pendidikan anak usia dini. Ketua HIMPAUDI Asahan, Tukido, menyampaikan apresiasi kepada seluruh lembaga PAUD yang berpartisipasi.

BACA JUGA: Bunda PAUD Aceh Hadirkan Semangat Belajar di Pelosok Aceh Tengah

Ketua Panitia sekaligus Sekretaris HIMPAUDI, Adi Sucipto Batubara, turut mengimbau para guru PAUD yang belum berkualifikasi S1 PAUD agar melanjutkan pendidikan demi meningkatkan profesionalitas pendidik.

“Informasi studi lanjutan dapat diakses melalui IAIDU Asahan,” tuturnya.

Para mutawwib dari lima kloter, Dr. H. Zainal Abidin, Nurdin Lubis, S.Pd, H. Zulhaidir Pinayungan, Aswiluddin Rambe, dan Heri, memandu para peserta selama kegiatan. Kolaborasi antara HIMPAUDI, pendidik, dan pemerintah daerah menjadikan kegiatan berlangsung tertib, ceria, dan penuh manfaat.

Manasik Haji Cilik ini akan menjadi agenda rutin untuk memperkuat pendidikan karakter serta spiritual anak usia dini di Kabupaten Asahan. (KSC)

REPORTER: Dinda Meyla Sari

Pos terkait