KLIKSUMUT.COM – Nama Bragi menjadi salah satu grup band Indonesia yang meninggalkan jejak kuat di industri musik Tanah Air pada era akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Digawangi oleh tiga bersaudara, Bragi dikenal lewat lagu-lagu romantis yang masih dikenang hingga kini.
Bragi adalah grup band Indonesia yang digawangi oleh Reinaldi Hutomo Wahab (Aldi) sebagai piano, keyboard, dan vokal, Rendi Khrisna (Rendi) pada bas, serta Reza Ario Bima (Echa) pada drum dan vokal. Formasi ini kemudian diperkuat oleh Erwin Indrawan (Erwin) sebagai gitaris dan John Sebastian (John S) pada harmonika.
Menariknya, Aldi, Rendi, dan Echa merupakan kakak-beradik dari keluarga Dimas Wahab, mantan Ketua ASIRI (Asosiasi Industri Rekaman Indonesia). Nama Bragi sendiri dipilih atas usulan Echa setelah melalui pencarian panjang. Tanggal 30 Oktober 1996 pun resmi ditetapkan sebagai hari lahir band Bragi.
Kisah Bragi dimulai saat Aldi dan Echa yang tengah menempuh pendidikan di Perth, Australia, membentuk grup musik bersama Taura Sudiro. Setelah menghasilkan beberapa demo lagu, mereka kembali ke Indonesia untuk mencari produser. Rendi kemudian bergabung mengisi posisi bas.
BACA JUGA: Boomerang, Legenda Rock Surabaya yang Tak Pernah Mati: Dari Lost Angels hingga Boomerang Reload
Namun di tengah proses rekaman, Taura Sudiro memilih mundur demi fokus menyelesaikan studi. Posisi tersebut lalu digantikan oleh Erwin Indrawan. Meski sempat mengalami konflik dengan pihak produser, Bragi tak menyerah. Mereka merombak materi lagu hingga akhirnya mendapatkan kontrak rekaman dari BMG Indonesia.
Album perdana “Janji” dirilis pada tahun 1997 dan menjadi titik awal popularitas Bragi. Album ini berisi 9 lagu, dengan hits utama “Janji” dan “Ulurkan Tanganmu” yang sukses mencuri perhatian penikmat musik Indonesia.
Tak ingin berlama-lama menikmati kesuksesan, Bragi merilis album kedua “Semua Cinta” pada tahun 1998. Album ini berisi 8 lagu, dengan lagu “Semua Cinta” sebagai single utama dan “Masih Ada” sebagai single kedua yang juga mendapat respons positif.
Pada tahun 2000, Bragi kembali hadir lewat album “Belahan Jiwa” yang berisi 10 lagu. Lagu “Belahan Jiwa” dan “Ku Panggil Namamu” menjadi hits besar dan mengukuhkan Bragi sebagai salah satu band pop romantis terkuat pada masanya.
BACA JUGA: Bonus Band: Perjalanan Panjang Grup Musik Tanah Air yang Tetap Eksis dengan Formasi Baru
Setelah sempat meredup, Bragi bangkit dengan album “Bragi 4” pada tahun 2002. Album ini berisi 9 lagu, dengan “Terbuai” dan “Dari Hatimu (Na Na Na)” sebagai lagu andalan yang kembali mengingatkan publik pada ciri khas musik Bragi.
Sebagai penanda perjalanan karier mereka, Bragi merilis album kompilasi “The Best of Bragi” pada tahun 2007. Album ini memuat 11 lagu lama serta 3 lagu baru, yaitu “Tidur Malam Ini”, “Saat Kau Tinggalkan”, dan “Ulangi Lagi”.
Meski tak lagi aktif seperti dulu, karya-karya Bragi tetap hidup di hati para penggemarnya. Lagu-lagu mereka masih sering diputar dan menjadi bagian dari nostalgia musik Indonesia era 90-an. (KSC)
TIM REDAKSI





