KLIKSUMUT.COM | NIAS BARAT – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan peningkatan kapasitas Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, modern, dan mudah dijangkau masyarakat. Pengembangan tersebut meliputi penambahan layanan rawat inap, peningkatan fasilitas, penyediaan alat kesehatan, hingga penguatan tenaga medis termasuk dokter spesialis.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit yang lokasinya cukup jauh dari Kecamatan Mandrehe.
Saat meninjau langsung Puskesmas Mandrehe, Kamis (16/7/2026), Bobby Nasution melihat kondisi fasilitas kesehatan tersebut sekaligus memastikan rencana pengembangan sarana dan prasarana dapat segera direalisasikan. Peninjauan itu turut didampingi Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu.
BACA JUGA: Pegawai BPN Nias Tewas Loncat dari Lantai 12 Apartemen, Dua Wanita Jadi Tersangka
Menurut Bobby, keberadaan Puskesmas Mandrehe sangat strategis karena menjadi fasilitas kesehatan terdekat bagi masyarakat di wilayah tersebut.
“Puskesmas ini lokasinya sangat dekat dengan masyarakat di sini (Mandrehe). Kalau ke RSUD itu bisa sampai dua jam perjalanan. Jadi kita bangun di sini untuk rawat inap dan juga menambah tempat tidur, sehingga bisa melayani lebih banyak pasien,” ujar Bobby Nasution.
Bobby menjelaskan, peningkatan kapasitas Puskesmas Mandrehe merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat layanan kesehatan hingga ke wilayah kepulauan.
Meski sebelumnya pemerintah telah membangun rumah sakit di Kepulauan Nias, masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kabupaten tetap membutuhkan fasilitas kesehatan yang mampu memberikan pelayanan medis lebih lengkap tanpa harus menempuh perjalanan berjam-jam.
Karena itu, Pemprov Sumut juga menyiapkan ketersediaan dokter spesialis melalui berbagai skema, termasuk rotasi dokter dari rumah sakit daerah dan kerja sama dengan perguruan tinggi.
“Untuk dokter spesialisnya juga kita akan siapkan. Saat ini dokter di sini sedang sekolah, dan nanti juga ada yang lain. Menunggu itu, kita sudah buat perjanjian bahwa dokter dari RSUD harus ada rotasi untuk mengisi. Termasuk kerja sama dengan USU dan UGM, di mana dokter residen mereka intensif ada di Kepulauan Nias sehingga bisa saling rotasi,” jelas Bobby.
Dengan peningkatan tersebut, Puskesmas Mandrehe nantinya tidak hanya melayani pemeriksaan dasar, tetapi juga mampu menangani berbagai tindakan medis.
Pelayanan yang dipersiapkan meliputi penyakit dalam, persalinan, kesehatan ibu dan anak, layanan anestesi, hingga berbagai tindakan medis lainnya yang selama ini harus dirujuk ke rumah sakit.
Selain pembangunan fisik oleh Pemerintah Provinsi Sumut, Pemerintah Kabupaten Nias Barat juga akan mendukung penyediaan berbagai alat kesehatan.
“Bukan hanya dari provinsi saja. Pemerintah Kabupaten Nias Barat akan menyediakan alat kesehatan seperti pemeriksaan kehamilan 4D dan berbagai peralatan tindakan lainnya sehingga masyarakat tidak perlu lagi harus ke rumah sakit,” kata Bobby.
Kepala Puskesmas Mandrehe, Karsa, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di daerahnya.
BACA JUGA: Bobby Nasution Mulai Berkantor di Kepulauan Nias, Tinjau Pendidikan, Infrastruktur, dan Kesehatan
Ia mengungkapkan, Puskesmas Mandrehe saat ini melayani sekitar 23 ribu penduduk di Kecamatan Mandrehe. Namun, keterbatasan fasilitas membuat sekitar 20 hingga 30 persen pasien masih harus dirujuk ke RSUD yang berjarak cukup jauh.
“Selama ini sekitar 20 sampai 30 persen pasien harus dirujuk ke RSUD, dan jaraknya cukup jauh. Dengan peningkatan kapasitas ini nantinya berbagai tindakan medis bisa dilakukan di sini, termasuk pelayanan rawat inap yang lebih memadai. Kami sangat bersyukur atas perhatian Pak Gubernur kepada masyarakat Mandrehe,” ujar Karsa.
Usai meninjau Puskesmas Mandrehe, Bobby Nasution bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Nias Barat di Kecamatan Lahomi untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.
Setelah itu, rombongan melanjutkan agenda kunjungan menuju Kabupaten Nias Selatan sebagai bagian dari rangkaian kerja Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di wilayah Kepulauan Nias. (KSC)








