Dia mencontohkan pemerintah daerah di sekitar garis gempa bisa membuat standar pembangunan rumah tinggal.
“Ini salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam rangka mengantisipasi, nggak ada yang bisa mengerem gempa. Gempa ini hanya bisa kita siasati saja. Saya melihat rumah-rumah yang roboh itu kan rumah-rumah yang memang “tidak memenuhi standar”, apalagi standar ketahanan gempa,” tutur Lasarus.
BACA JUGA: Pasca Gempa Cianjur, Regu Penyelamat Berupaya Mencari Korban yang Masih Hilang
Mulyadi, Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya, mengingatkan kepada BMKG dan BNPP soal penetrasi sosialisasi bencana. Dia mengatakan sosialisasi tersebut jangan hanya dilakukan melalui media sosial karena banyak masyarakat di kampung tidak memiliki akses Internet.
Dia mengusulkan dengan cara-cara manual seperti ditempel di pos siskamling, dan melalui RT dan RW. Dia mengharapkan penetrasi sosialisasi bencana harus semakin masif dengan melibatkan para pemangku kepentingan di daerah. (VOA)








