Prabowo Subianto Genap Berusia 75 Tahun, dari Karier Militer hingga Menjadi Presiden RI

Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Pelindungan dan Kesejahteraan Pekerja
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto genap berusia 75 tahun pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951, perjalanan hidup Prabowo diwarnai karier panjang di dunia militer, perjuangan politik selama bertahun-tahun, hingga akhirnya berhasil menduduki kursi Presiden ke-8 Republik Indonesia.

Ulang tahun kali ini menjadi momen istimewa bagi Prabowo karena merupakan perayaan ulang tahunnya yang kedua sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024. Saat resmi menjabat sebagai kepala negara, Prabowo berusia 73 tahun.

Prabowo berhasil memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 setelah beberapa kali mengikuti kontestasi politik nasional. Dalam pemilihan tersebut, ia berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden.

Perjalanan menuju kursi kepresidenan tidak diraih dalam waktu singkat. Sebelum memenangkan Pilpres 2024, Prabowo telah melewati berbagai fase kehidupan, mulai dari pendidikan di sejumlah negara, pengabdian di lingkungan TNI, hingga persaingan politik dalam pemilihan presiden.

BACA JUGA: Prabowo Tukar Posisi Dua Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima dan Tandyo Budi Revita KSAD

Latar Belakang Keluarga Prabowo Subianto

Prabowo merupakan anak ketiga dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar. Ia memiliki tiga saudara, yakni dua kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati, serta seorang adik laki-laki, Hashim Djojohadikusumo.

Dalam kehidupan pribadinya, Prabowo pernah menikah dengan Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, putri Presiden ke-2 RI Soeharto. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang anak bernama Ragowo Didiet Hediprasetyo, yang dikenal sebagai Didit Prabowo.

Bacaan Lainnya

Latar belakang keluarga Prabowo turut menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebelum terjun ke dunia militer dan politik nasional.

Pendidikan Prabowo di Berbagai Negara

Pendidikan Prabowo ditempuh di sejumlah negara seiring perjalanan keluarganya. Ia mengawali pendidikan dasar di Hong Kong, kemudian melanjutkan sekolah di Victoria Institution, Malaysia.

Setelah itu, Prabowo menempuh pendidikan di International School di Swiss dan menyelesaikan pendidikannya di American School di London, Inggris, pada 1969.

Setahun kemudian, Prabowo masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) di Magelang. Ia menjalani pendidikan militer pada 1970 hingga 1974 sebagai bekal untuk memulai karier di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Perjalanan Karier Militer Prabowo Subianto

Karier militer Prabowo berkembang melalui sejumlah posisi strategis di lingkungan TNI AD. Pada 1987–1991, ia menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad.

Berikutnya, pada 1991–1993, Prabowo dipercaya menjadi Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad. Ia kemudian menduduki berbagai jabatan di lingkungan pasukan khusus, termasuk sebagai Wakil Komandan Kopassus pada 1994 dan Komandan Kopassus pada 1995–1996.

Pada periode 1996–1998, Prabowo menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus. Puncak karier militernya terjadi pada 1998 ketika ia dipercaya memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

Pada tahun yang sama, Prabowo juga tercatat menjabat sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).

Pengalaman panjang di dunia militer menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Prabowo sebelum memasuki panggung politik nasional.

Empat Kali Mengikuti Pilpres, Prabowo Akhirnya Menang pada 2024

Perjalanan politik Prabowo Subianto di tingkat nasional penuh dengan persaingan. Pada 2004, ia mengikuti konvensi calon presiden Partai Golkar, tetapi tidak berhasil mengungguli Wiranto.

Prabowo kemudian melanjutkan langkah politiknya melalui pemilihan presiden dalam beberapa periode berikutnya.

Berikut perjalanan Prabowo dalam kontestasi Pilpres Indonesia:

1. Pilpres 2009: Prabowo maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri. Pasangan ini kalah dalam pemilihan.
2. Pilpres 2014: Prabowo maju sebagai calon presiden dengan Hatta Rajasa sebagai calon wakil presiden, tetapi belum berhasil memenangkan pemilihan.
3, Pilpres 2019: Prabowo kembali maju sebagai calon presiden dengan Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden. Pasangan ini kembali kalah.
4. Pilpres 2024: Prabowo maju bersama Gibran Rakabuming Raka dan berhasil memenangkan pemilihan presiden.

Kemenangan pada Pilpres 2024 mengakhiri rangkaian upaya Prabowo untuk menjadi presiden melalui pemilihan langsung. Ia kemudian dilantik sebagai Presiden ke-8 RI pada 20 Oktober 2024.

BACA JUGA: Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Ini Tugas, Kedudukan dan Gaji yang Diterima

Usia 75 Tahun, Babak Baru Kepemimpinan Prabowo

Memasuki usia 75 tahun, Prabowo Subianto berada dalam fase penting perjalanan hidupnya sebagai kepala negara. Pengalaman di dunia militer, perjalanan politik yang panjang, serta keberhasilannya memenangkan Pilpres 2024 menjadi bagian dari rekam jejak yang mengantarkannya ke pucuk kepemimpinan nasional.

Ulang tahun ke-75 ini juga menjadi momentum untuk melihat perjalanan Prabowo dari seorang perwira TNI hingga menjadi Presiden Republik Indonesia.

Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana Prabowo menjalankan kepemimpinannya serta merealisasikan berbagai program pemerintah untuk menjawab tantangan ekonomi, sosial, dan pembangunan nasional.

Perjalanan panjang Prabowo menuju kursi kepresidenan menjadi salah satu catatan penting dalam dinamika politik Indonesia, sekaligus menandai babak baru dalam kehidupannya saat memasuki usia 75 tahun. (KSC)

Pos terkait