Bentrokan Suporter Persija vs Persib Terjadi di Sawangan Depok, Polisi Berhasil Membubarkan Kericuhan

Bentrokan Suporter Persija vs Persib Terjadi di Sawangan Depok, Polisi Berhasil Membubarkan Kericuhan
Bentrok (foto/ilustrasi)

KLIKSUMUT.COM | DEPOK – Bentrokan antara suporter klub sepakbola Persija Jakarta dan Persib Bandung terjadi di wilayah Sawangan, Depok, Jawa Barat, pada Minggu sore (11/1/2026). Insiden ini viral di media sosial, menampilkan puluhan pendukung Persija atau The Jakmania mendatangi rumah pendukung Persib atau Bobotoh sambil meneriakkan yel-yel.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan bahwa kericuhan terjadi bertepatan dengan laga Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung.

“Hari Minggu tanggal 11 Januari 2026 pukul 17.00 WIB telah terjadi keributan antara suporter Persija dengan pendukung Persib di wilayah hukum Polsek Bojongsari,” ungkap AKP Made Budi kepada wartawan.

BACA JUGA: Tim Gabungan Polres Pelabuhan Belawan dan Jatanras Polda Sumut Bekuk Tiga Pelaku Tawuran Belawan

Menurut Made Budi, awalnya The Jak Sawangan sedang mengadakan nonton bareng di Café Teras Singgah dengan sekitar 50 orang. Bentrokan dipicu ketika Persib unggul 1-0, dan terdengar suara petasan dari arah rumah pendukung Persib. Massa The Jakmania kemudian mendatangi sumber suara dan sempat terjadi kericuhan yang berhasil dilerai oleh Binmas dan Ketua RW setempat.

Namun, sekitar 20 menit kemudian, sekitar 100 suporter Persija lainnya kembali datang ke lokasi. “Pendukung Persib melakukan perlawanan dengan mengarahkan kembang api ke arah suporter The Jak, kemudian dibalas dengan lemparan batu oleh suporter The Jak ke arah rumah pendukung Persib,” tambah AKP Made Budi.

Bentrokan berlangsung sekitar 15 menit sebelum akhirnya dibubarkan oleh Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari, bersama jajaran Polsek Bojongsari dan Koramil Sawangan. Saat ini, situasi telah kondusif, dan suporter The Jakmania telah meninggalkan lokasi. Personel kepolisian tetap siaga di area untuk mencegah bentrokan susulan.

BACA JUGA: “Ninja Sawit” Serang Satpam PTPN IV Kebun Silau Dunia di Simalungun

Bacaan Lainnya

Pihak kepolisian mengimbau semua suporter untuk tetap tertib dan menghindari konfrontasi fisik, terutama saat menyaksikan laga besar. Bentrokan seperti ini tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga merusak citra sepakbola Indonesia. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait