Bank Indonesia Ganti Sebagian Uang Samin yang Dimakan Rayap

Bank Indonesia Ganti Sebagian Uang Samin yang Dimakan Rayap
Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Nugroho Joko ( kiri - baju batik) menyerahkan uang baru sebagai pengganti uang tabungan yang dimakan rayap milik Samin (kanan), Kamis (15/9). (Foto: VOA/ Yudha Satriawan)

SOLO | kliksumut.com Bank Indonesia akhirnya mengganti sebagian uang Samin yang disimpan di celengan plastiknya dan hancur dimakan rayap. Meski sedih, penjaga sekolah di kota Solo ini masih merasa bersyukur karena tidak semua uang tabungan untuk naik haji lenyap.

Dikutip kliksumut.com dari voaindonesia.com bahwa Samin, penjaga sekolah di SD Negeri Lodjiwetan, Kelurahan Kedunglumbu, Kecamatan Pasarkliwon, Kota Solo, tidak punya perasaan apapun ketika Selasa (13/9) membuka dua celengan plastik tempatnya menyimpan uang selama ini. Laki-laki berusia 53 tahun ini rajin menabung karena sangat ingin naik haji bersama keluarganya. Namun, impiannya musnah ketika melihat lembaran uang 100 ribu berwarna merah muda dan 50 ribu berwarna biru yang disimpannya itu hancur.

“Buka awal celengan milik saya di rumah itu jelas syok. Melihat lembaran uang saya hancur dimakan rayap, saya langsung menangis. Perjuangan saya bertahun-tahun menabung untuk biaya ibadah haji… saya sisihkan uang dari ojekan anak-anak, saya masukkan ke celengan,” katanya.

BACA JUGA: Bank Indonesia Siapkan Rekomendasi Pemulihan Ekonomi Sukabumi

“Saya dapat uang dari menyiapkan konsumsi para guru di sekolah ini, saya masukkan juga. Ya kurang lebih ada 50 juta rupiah, hitungan saya. Ada dalam dua celengan plastik. Pas disuntak (dibongkar.red), serpihan kertas langsung ada yang kabur kena angin. Kertas uangnya sudah hancur, kecil-kecil,” ujar Samin dengan mata berkaca-kaca ketika ditemui VOA di rumahnya, Kamis (15/9/2022).

Samin sempat membawa sisa uang yang sudah robek-robek itu ke cabang Bank Indonesia di kotanya, yang kemudian mengirim beberapa petugas ke rumahnya untuk membantu menyatukan potongan-potongan uang kertas yang jumlahnya mencapai tiga kardus.

Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia Solo, Nugroho Joko Prastowo, mengatakan tim Bak Indonesia sudah berupaya menyelamatkan uang tabungan Samin yang hancur dimakan rayap. Namun, jelas Joko, sebagian besar uang tabungan itu tidak bisa diganti karena tingkat kerusakan lembaran uang sangat banyak.

“Kasus Pak Samin ini kita mengidentifikasi sisa uang kertas yang belum dimakan rayap. Jadi yang bisa kita identifikasi adalah sisa lembaran kertasnya. Kalau kertas yang sudah dimakan rayap, tidak bisa kita identifikasi. Dari sisa lembaran uang kertas yang dimakan rayap itu, bisa kita selamatkan total 20,2 juta rupiah,” ungkap Joko Prastowo saat ditemui di kompleks kantor perwakilan BI Solo.

Pos terkait