KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Banjir menggenangi sejumlah kawasan di Jakarta setelah hujan deras mengguyur wilayah ibu kota pada Minggu (8/3/2026). Hingga pukul 18.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 64 RT dan 10 ruas jalan masih terendam banjir.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Yohan, mengatakan genangan banjir terjadi di beberapa wilayah dengan ketinggian air yang bervariasi.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 64 RT dan 10 jalan tergenang,” ujar Yohan dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026).
Menurutnya, wilayah yang paling terdampak berada di Jakarta Barat dengan total 33 RT terendam banjir. Sementara itu, Jakarta Timur menyusul dengan 28 RT yang masih tergenang.
Ketinggian air di sejumlah wilayah tercatat bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 120 sentimeter
“Penyebab banjir adalah curah hujan yang tinggi,” jelas Yohan.
BACA JUGA: Unimed Kirim 50 Mahasiswa Pulihkan Desa Terdampak Banjir di Langkat
Di Jakarta Barat, banjir tersebar di beberapa kelurahan dengan ketinggian air yang cukup signifikan. Beberapa titik bahkan mencapai lebih dari satu meter.
Berikut rinciannya: Kelurahan Duri Kosambi: 3 RT, ketinggian air: 80–120 cm, penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Semanan. Kelurahan Kedaung Kali Angke: 4 RT, ketinggian air: 50–60 cm, penyebab: curah hujan tinggi. Kelurahan Rawa Buaya: 9 RT, ketinggian air: 60–120 cm, penyebab: Curah hujan tinggi
Kelurahan Jelembar Baru: 1 RT, ketinggian air: 20 cm. Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT, ketinggian air: 60 cm. Kelurahan Kedoya Utara: 4 RT, ketinggian air: 20 cm. Kelurahan Joglo: 1 RT, ketinggian air: 50 cm. Kelurahan Kembangan Selatan: 5 RT, ketinggian air: 15–50 cm, penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Bendungan Kali Pelopor dan Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT, ketinggian air: 50 cm
Banjir juga merendam sejumlah wilayah di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Jakarta Timur (28 RT) Kelurahan Cipinang Melayu: 10 RT dengan ketinggian air: 10–50 cm. Kelurahan Halim Perdana Kusuma: 15 RT dengan ketinggian air: 30–70 cm dan Kelurahan Kebon Pala: 3 RT dengan ketinggian air: 10 cm
Jakarta Selatan (3 RT), Kelurahan Pela Mampang: 1 RT dengan ketinggian air: 30 cm, penyebab: luapan Kali Mampang dan Kelurahan Duren Tiga: 2 RT dengan ketinggian air: 20 cm
Selain permukiman warga, 10 ruas jalan utama di Jakarta juga masih tergenang banjir dengan ketinggian air antara 10 hingga 50 cm.
Beberapa ruas jalan tersebut antara lain: Jalan Kramat Raya, Kelurahan Tugu Utara, Jalan Kapuk Muara Raya, Kelurahan Kapuk Muara, Jalan Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng, Jalan Daan Mogot KM 13, Kelurahan Rawa Buaya, Jalan Green Garden (depan McD), Kelurahan Kedoya Utara dan Jalan Daan Mogot depan Victoria, Kelurahan Cengkareng Timur.
BACA JUGA: Banjir Melanda Medan dan Banten Pegadaian Sigap Salurkan Bantuan
Selanjutnya, Jalan Daan Mogot Halte Taman Kota, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jalan Puri Kembangan depan SMK Budi Murni, Kelurahan Kedoya Selatan, Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Kuningan Barat dan Jalan Bintaro Permai Raya (H. Gari), Kelurahan Pesanggrahan
Genangan di ruas jalan tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur Jakarta sejak siang hingga sore hari.
BPBD DKI Jakarta menyatakan terus memantau kondisi banjir di sejumlah titik serta melakukan penanganan bersama instansi terkait untuk mempercepat surutnya genangan. Petugas juga disiagakan di wilayah rawan banjir untuk membantu warga yang terdampak. (KSC)
TIM REDAKSI





