Ancam Keselamatan Warga, Petugas Terpaksa Tangkap Kembali Harimau Sumatra dari Kawasan TNGL

Ancam Keselamatan Warga, Petugas Terpaksa Tangkap Kembali Harimau Sumatra dari Kawasan TNGL
TANGKAP LAGI: Karena meresahkan, putugas bersama warga terpaksa menangkap kembali Beru Betutung, seekor harimau Sumatra (Pathera Tigris Sumtrae) dari kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), tidak jauh dari Dusun V Damar Laut, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (16/3/2024) sekira pukul 17.37 WIB. (FOTO: Ist)

REPORTER: E. Junaidi
EDITIR: Ahmad Zulfikar Sagala

KLIKSUMUT.COM | LANGKAT – Tim gabungan bersama warga berhasil menangkap Beru Situtung, seekor harimau Sumatra (Pathera Tigris Sumtrae) dari kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), tidak jauh dari Dusun V Damar Laut, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (16/3/2024) sekira pukul 17.37 WIB.

Langkah ini terpaksa dilakukan guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, pasca dua warga nyaris tewas diterkam harimau dalam sepekan terakhir.

Penangkapan dilakukan tim gabungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Kementerian Kehutanan bersama warga sekitar, dengan memasang perangkap di sejumlah titik yang diduga kuat menjadi lintasan Beru Situtung.

BACA JUGA: Petani Cabai Nyaris Tewas Diterkam Harimau di Langkat

Camat Sei Lepan, Muhammad Iqbal Ramadhan mengatakan, setelah harimau masuk perangkap, petugas kemudian melepaskan tembakan bius agar tidak mengancam keselamatan sekaligus memudahkan saat evakuasi.

“Alhamdulillah, kemarin sore satu ekor harimau Sumatera sudah berhasil masuk perangkap petugas dan ditembak bius,” sebut Iqbal.

Bacaan Lainnya

Harimau yang ditangkap berjenis kelamin betina dan mengenakan alat pemantau GPS Collar pada bagian leher, yang sebelumnya dilepasliarkan oleh Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Satyawan Pudyatmoko bersama dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL), Agus Justianto di lokasi zona inti blok hutan Lubuk Tanggok, kawasan TNGL Resort Sei Betung SPTN Wilayah VI Besitang, Bidang PTN Wilayah III Stabat, Langkat, pada Rabu (6/3/2024) lalu.

BACA JUGA: Harimau Kembali Mengganas di Langkat, Kali Ini Terkam Buruh Panen Sawit

“Sejak menyerang dua warga, petugas bersama relawan dan warga sudah memasang alat jerat dan perangkap, hingga akhirnya harimau Sumatera Beru Situtung berhasil ditangkap dan dibawa petugas ke lokasi karantina,” jelas Iqbal.

Meski Beru Situtung telah ditangkap, warga dihimbau untuk tetap waspada jika melakukan aktivitas di sekitar kawasan TNGL, karena seekor harimau lagi, Ambar Goldsmith, tidak ditangkap. Petugas memilih mengusir Ambar Goldsmith masuk ke dalam hutan TNGL.

Harimau Ambar Goldsmith ini secara simbolik dilepaskan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, bersamaan dengan pelepasliaran harimau Beru Situtung.

BACA JUGA: Pengamat Kehutanan USU: GPS Collar Layaknya Selamatkan Nyawa Warga

“Informasi dari petugas, satu ekor harimau sudah diusir masuk ke dalam hutan, tapi warga harus tetap waspada, khususnya saat berada di lokasi ladang mereka dan harus tetap tenang,” imbau Iqbal.

Pengamat Kehutanan yang juga Ketua Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan (IKAHUT) Universitas Sumatera Utara (USU), Yudha Lesmana, menyatakan apresiasi atas kebijakan lembaga terkait menangkap kembali Beru Situtung, sebagai bentuk antisipasi agar tidak makan korban jiwa.

“Ini pengalaman berharga untuk kita semua, terutama warga dan penggiat lingkungan hidup dan satwa liar. Keselamatan masyarakat memang layak diutamakan, seiring upaya konservasi, pelestarian lingkungan hidup dan perlindungan hewan yang langka dilindungi,” ujar Yudha.

BACA JUGA: Harimau Terkam 2 Warga di Langkat Punya Kalung Khusus di Leher

Diberitakan sebelumnya, dalam sepekan terakhir, dua warga nyaris tewas diterkam harimau di kawasan TNGL, Langkat yakni seorang petani cabai, Jerimia Peranda Ginting (30), warga Dusun Barak Eter, Desa Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Senin (11/3/2024) sore.

Kemudian seorang buruh panen sawit, Muhammad Ikhwan Sembiring (41), Dusun V Damar Laut, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, juga nyaris tewas akibat diserang harimau Sumatera di kawasan TNGL, Kabupaten Langkat, Kamis (14/3/2024) sekira pukul 17.20 WIB. (KSC)

Pos terkait