KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Biro Sumber Daya Manusia mengirimkan 65 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti seleksi Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). Tahap awal yang harus dilalui adalah pemeriksaan kesehatan menyeluruh di RS PUSDIKKES PUSKESAD Kramat Jati, Jakarta.
Seleksi kesehatan ini menjadi gerbang utama sebelum peserta melanjutkan ke tahapan berikutnya. Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan, Kolonel Cba R. Wira Manggala, menegaskan bahwa tes ini bukan sekadar formalitas administratif.
“Tes kesehatan ini bersifat menggugurkan. Jika ditemukan kondisi vital seperti gangguan jantung atau penyakit serius, maka peserta tidak dapat dilanjutkan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Seluruh peserta menjalani serangkaian tes kesehatan komprehensif, meliputi:
- Pemeriksaan fisik dasar
- Elektrokardiogram (EKG) untuk jantung
- Tes THT (telinga, hidung, tenggorokan)
- Uji laboratorium (fungsi hati, gula darah, dll.)
- Pemeriksaan kesehatan jiwa
BACA JUGA: Menteri Agama: Halal Bihalal Jadi Kunci Tingkatkan Kinerja ASN Kemenag
Langkah ini dilakukan untuk memastikan para ASN memiliki kesiapan fisik dan mental dalam mengikuti pelatihan Komcad.
Meski demikian, beberapa kondisi ringan masih dapat ditoleransi.
“Gangguan ringan seperti mata minus atau riwayat cedera tertentu masih diperbolehkan, karena pola pelatihan Komcad ASN tidak seberat pendidikan militer reguler,” tambahnya.
Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan secara bertahap selama beberapa hari. Hasil seleksi dijadwalkan akan diumumkan sekitar satu minggu setelah seluruh proses selesai.
BACA JUGA: Sambut Idulfitri 1447 H dengan Hati Damai, Kemenag Tekankan Makna Ketakwaan dan Solidaritas Sosial
Peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahapan lanjutan, yaitu:
- Tes mental ideologi
- Tes psikologi
- Tes kesamaptaan jasmani
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat komponen cadangan pertahanan negara. Melalui seleksi berlapis, diharapkan ASN yang terpilih memiliki kesiapan menyeluruh—baik secara fisik, mental, ideologi, maupun integritas. (KSC)
TIM REDAKSI








