KLIKSUMUT.COM | LANGKAT ~ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat membekukan sementara 20 dapur makan bergizi gratis (MBG) di berbagai kecamatan. Satu dapur MBG di Kota Binjai juga ikut dibekukan.
Langkah ini diambil karena dapur-dapur tersebut belum memiliki sertifikat laik higiene dan sanitasi (SLHS), yang menjadi syarat wajib operasional.
Sebaran Dapur MBG yang Dibekukan
Dapur MBG yang dibekukan tersebar di sejumlah kecamatan di Langkat, antara lain Bahorok, Secanggang, Wampu, Kuala, Selesai, Pangkalansusu, Stabat, Hinai, Sirapit, Tanjungpura, Besitang, Kwalabegumit, Sendang Rejo, hingga Babalan. Di Kota Binjai, dapur MBG yang dibekukan berada di SPPG Binjai Kota Satria 3.
BACA JUGA: Jeruk Berulat dalam Program MBG Sergai, Warga Desak Evaluasi SPPG
Pejabat Dinas Kesehatan Langkat menegaskan, SLHS adalah syarat wajib agar dapur MBG bisa beroperasi.
“Tanpa sertifikat itu, kami tidak bisa memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan,” tegasnya.
Pemerintah daerah menegaskan langkah ini dilakukan untuk menjamin kualitas makanan bergizi yang disalurkan kepada masyarakat.
Kekhawatiran dan Tuntutan Warga
Langkah pembekuan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Beberapa warga mempertanyakan keamanan pengelolaan limbah dapur MBG yang belum memiliki SLHS.
BACA JUGA: Ratusan Siswa SMPN 1 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Ini Komentar Kepala Dapur SPPG Panyandaan
“Kalau tidak ada sertifikat, apakah limbah mereka aman? Jangan sampai mencemari lingkungan,” ujar seorang warga di Kecamatan Secanggang.
Selain itu, warga juga menuntut transparansi dan solusi.
Tokoh masyarakat di Binjai menuturkan, masyarakat mendukung kebijakan pemrintah terkait pembekuan sementara dapur MBG.
“Kami mendukung aturan pemerintah, tapi jangan sampai dapur yang dibekukan tidak diberi solusi. Kalau hanya ditutup, masyarakat yang bergantung pada makanan bergizi gratis akan kesulitan,” ujarnya.
BACA JUGA: FORMAS Temukan Menu MBG Basi di Sibolga dan Tapteng
Pendampingan dan Layanan Hotline MBG
Pemerintah daerah berjanji akan mendampingi dapur MBG agar segera memenuhi standar higiene dan sanitasi. Masyarakat juga dapat melaporkan dan menanyakan langsung terkait Program MBG melalui saluran hotline resmi melalui call center 0882-9380-0268 (Operator 1) dan 0882-9380-0376 (Operator 2) denhan waktu operasional sejak Senin – Jumat, pukul 09.00 – 22.00 WIB.
Dengan hotline ini, masyarakat diharapkan aktif mengawal transparansi dan kualitas Program MBG demi tercapainya Generasi Emas Indonesia 2045. (KSC)
REPORTER: Dody Ariandi





