KLIKSUMUT.COM | ACEH SELATAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan Info Siaga Bencana Hidrometeorologi untuk wilayah Aceh Selatan menyusul meningkatnya aktivitas Monsun Asia dan gangguan atmosfer berupa gelombang Rossby Ekuator. Kondisi ini diperkirakan memicu peningkatan intensitas hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada periode 11–20 November 2025.
Dalam surat resmi bernomor B/ME.02.04/043/KBTJ/XI/2025 yang ditandatangani Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda, Nasrol Adil, disebutkan bahwa nilai Dipole Mode Index mencapai –1,94, menandakan meningkatnya pola konvektif dan potensi pembentukan awan hujan di wilayah Aceh.
BACA JUGA: Sumut Alami 677 Bencana Sepanjang 2024, Kebakaran Hutan Dominasi Kejadian
BMKG menjelaskan, terdapat daerah belokan angin (shearline) serta konvergensi di sejumlah wilayah Aceh yang dapat memperkuat pembentukan awan hujan tebal. Dampaknya, hujan deras disertai petir dan angin kencang berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta gelombang tinggi di perairan Aceh.
Beberapa kecamatan yang termasuk wilayah rawan bencana hidrometeorologi di Aceh Selatan meliputi Kluet Selatan, Kluet Tengah, Kluet Timur, Kota Bahagia, Labuhan Haji, Labuhan Haji Barat, Labuhan Haji Timur, Meukek, Sama Dua, Sawang, Tapaktuan, Trumon, dan Trumon Timur.
BACA JUGA: Pemkab Asahan Ikuti Apel Kesiapan Tanggap Darurat untuk Perkuat Mitigasi Bencana
BMKG mengimbau BPBD Aceh Selatan agar segera menyosialisasikan peringatan dini ini kepada masyarakat di wilayah rawan. Sementara masyarakat diharapkan Tetap waspada terhadap hujan deras dan kemungkinan banjir serta longsor, menghindari perjalanan saat cuaca ekstrem dan menjauhi daerah aliran sungai serta tebing rawan longsor, dan berlindung di tempat yang aman dan kokoh bila terjadi angin kencang.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang bisa terjadi akibat cuaca ekstrem,” ujar Nasrol Adil dalam surat peringatan tersebut. (KSC)
REPORTER: Dahyati








