REPORTER: Y Martin Panggabean
EDITOR: Ahmad Zulfikar Sagala
KLIKSUMUT.COM | TAPANULI SELATAN – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Rasyid Assaf Dongoran MSi, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan budaya gemar menanam pohon dan tidak melakukan perusakan terhadap alam.
Imbauan itu dikemukakan Rasyid dalam acara berbuka puasa bersama dengan masyarakat di Desa Aek Batang Paya, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, Sumatera Utara, Rabu (27/3/2024).
“Mari kita memperbanyak sedekah di bulan puasa. Sedekah tidak hanya uang, tapi sedekah dengan menanami lahan kita dengan pepohonan. Baik itu pohon kopi, coklat, durian dan lain sebagainya. Jangan pernah berhenti membuat amal kebaikan, semampu kita, apalagi di bulan Ramadan,” ajak Rasyid.
BACA JUGA: Wakil Bupati Tapsel Optimis Daerahnya Jadi Sentra Penghasil Kopi Agroforestry
Menanam pohon dan menjaga lingkungan hidup, sebut Rasyid, tidak mengenal usia dan strata ekonomi. Siapa saja dapat melakukannya, sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Jangan katakan diri kita sudah tua, selagi masih nafas ada, sedekah alam, tanami pohon bermanfaat bagi manusia dan alam,” imbau Rasyid.
Imbauan tersebut, sebut Rasyid, sesuai dengan QS. Fushilat ayat 46 yang berbunyi; barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hamba-Nya.
HR Bukhari dan Ahmad juga menegaskan; jika terjadi hari kiamat, sementara di tangan salah seorang dari kalian ada sebuah tunas, maka jika ia mampu sebelum terjadi hari kiamat untuk menanamnya maka tanamlah.
BACA JUGA: Jelang Ramadan 1445 H, Wakil Bupati Tapsel Minta Maaf kepada Masyarakat dan Jajaran Pemerintah
“Tiada seorang muslim yang menanam pohon atau menebar bibit tanaman, lalu (hasilnya) dimakan oleh burung atau manusia, melainkan ia akan bernilai sedekah bagi penanamnya. Demikian disebutkan Hadist Riwayat Bukhari, Muslim dan At-Tirmidzi,” tambah Rasyid.
Rasyid meyakini, menanam pohon merupakan bentuk sedekah (infaq), maka Allah akan balas 7 kali dan masing masing dari 7 kali tersebut akan dibalas 100 kali lipat.
Dalam QS. Al Baqarah ayat 261 juga disebutkan; perumpamaan infaq (sedekah) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.
Insyaallah, rajin menanam dan merawat tanaman, ikhlash dan sabar, ke masa depan akan makmur,” tutup Rasyid. (KSC)








