KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam mendukung kehidupan beragama, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta melestarikan bangunan-bangunan bersejarah di Sumatera Utara. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-114 HKBP Medan Sudirman, Minggu (2/8/2026).
Perayaan yang berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Medan, itu menjadi momentum penting untuk menegaskan dukungan pemerintah terhadap gereja yang telah menjadi bagian dari sejarah panjang perkembangan Kota Medan sekaligus salah satu bangunan cagar budaya di Sumatera Utara.
BACA JUGA: Wagub Sumut Surya Motivasi Anak Asrama Dinsos di Gunungsitoli, Dorong Raih Cita-cita dan Putus Rantai Kemiskinan
Dalam sambutannya, Surya mengucapkan selamat kepada seluruh jemaat HKBP Medan Sudirman yang telah memasuki usia pelayanan ke-114 tahun. Ia berharap gereja tersebut terus menjadi pusat pelayanan yang membawa damai, persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengucapkan selamat ulang tahun ke-114 kepada HKBP Medan Sudirman. Semoga gereja ini terus menjadi terang, menghadirkan kasih, persatuan, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan Sumatera Utara,” ujar Surya.
Menurut Surya, rumah ibadah bukan hanya menjadi tempat menjalankan aktivitas keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat.
Ia menilai gereja memiliki kontribusi besar dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, gotong royong, kepedulian sosial, hingga memperkuat persaudaraan tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun budaya.
Selain pelayanan rohani, HKBP Medan Sudirman juga dinilai telah memberikan sumbangsih di berbagai bidang, seperti pendidikan, sosial, dan kemanusiaan selama lebih dari satu abad keberadaannya.
“Perjalanan panjang HKBP Medan Sudirman menunjukkan bahwa gereja tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga turut membangun masyarakat melalui berbagai pelayanan sosial dan kemanusiaan,” katanya.
Ajak Semua Pihak Bersinergi Bangun Sumut
Pada kesempatan tersebut, Surya mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan, untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan Sumatera Utara.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, toleransi tinggi, serta kepedulian terhadap sesama.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan gereja dalam membimbing generasi muda agar terhindar dari berbagai ancaman sosial seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian, tindak kekerasan, hingga paham-paham intoleransi.
“Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dalam membangun bangsa. Mari kita terus menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, dan membangun Sumatera Utara yang damai serta sejahtera,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Surya juga merespons aspirasi jemaat mengenai kondisi fisik bangunan HKBP Medan Sudirman yang saat ini membutuhkan perhatian karena merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Sumatera Utara.
Ia memastikan pemerintah tidak akan mengabaikan keberadaan gereja bersejarah tersebut.
“Apa yang menjadi harapan bapak dan ibu akan kami sampaikan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak akan tinggal diam karena gereja ini merupakan cagar budaya yang harus kita jaga dan lestarikan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh jemaat yang berharap adanya dukungan pemerintah dalam upaya pelestarian bangunan heritage tersebut.
Ketua Panitia HUT ke-114 HKBP Medan Sudirman, Parlinggoman Sitanggang, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Sumut beserta rombongan dalam perayaan ulang tahun gereja.
Ia menjelaskan HKBP Medan Sudirman berdiri sejak 1 Agustus 1912, atau sekitar 33 tahun sebelum Indonesia merdeka. Selama lebih dari satu abad, gereja tersebut terus berkomitmen mendukung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Parlinggoman juga mengungkapkan bahwa kondisi bangunan gereja kini membutuhkan perhatian serius setelah sebagian plafon gereja sempat runtuh saat ibadah pada 16 Juni lalu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Saat ini HKBP Medan Sudirman melayani sekitar 4.800 jiwa atau 1.345 kepala keluarga (KK). Untuk mengakomodasi seluruh jemaat, gereja menyelenggarakan tiga kali ibadah setiap hari Minggu.
“Kami berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat memberikan perhatian terhadap kondisi bangunan gereja sehingga jemaat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujar Parlinggoman.
BACA JUGA: Pemprov Sumut Dukung Gerakan Penghijauan HKBP, 20 Ribu Bibit Pohon Disalurkan di Tapanuli Raya
Sementara itu, Pendeta Resort HKBP Medan Sudirman, Banner Siburian, mengatakan gereja yang dipimpinnya telah ditetapkan sebagai bangunan bersejarah atau heritage, sehingga setiap perubahan fisik bangunan harus dilakukan sesuai ketentuan pelestarian cagar budaya.
Karena itu, ia berharap Pemprov Sumut dapat memberikan dukungan nyata terhadap upaya pelestarian gereja agar tetap berdiri kokoh sebagai warisan sejarah sekaligus tempat ibadah bagi ribuan jemaat.
“Kami titip gereja ini kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar mendapatkan perhatian yang layak sebagai bangunan heritage. Kami juga mendoakan agar pimpinan daerah selalu diberi kesehatan dalam memimpin Sumatera Utara,” tutup Banner.
Dengan komitmen yang disampaikan Wakil Gubernur Surya, diharapkan upaya pelestarian HKBP Medan Sudirman sebagai salah satu ikon sejarah Kota Medan dapat terus berjalan seiring penguatan kerukunan umat beragama dan pembangunan Sumatera Utara yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan. (KSC)








