KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Perayaan Thaipusam 2026 berlangsung khidmat dan penuh makna di Kuil Sree Soepramaniam Nagarattar dan kawasan Jalan Kejaksaan No. 61, Kota Medan, Minggu (1/2/2026). Perayaan keagamaan umat Hindu tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat persaudaraan serta harmoni di tengah masyarakat Medan yang majemuk.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa Thaipusam bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga ekspresi kebudayaan yang sarat nilai spiritual, pengendalian diri, pengorbanan, dan keteguhan iman.
BACA JUGA: Pemko Medan Perkuat Penanganan Bencana dan Mitigasi Banjir
Hal tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman.
“Thaipusam bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga merupakan ekspresi kebudayaan yang sarat dengan nilai-nilai spiritual, pengendalian diri, pengorbanan, dan keteguhan iman,” ujar Rico Waas dalam sambutannya.
Thaipusam Jadi Simbol Harmoni dan Persatuan Kota Medan
Menurut Rico Waas, nilai-nilai luhur dalam perayaan Thaipusam merupakan warisan penting yang tidak hanya bermakna bagi umat Hindu, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya Kota Medan sebagai kota multietnis dan multikultural.
Ia menekankan bahwa Medan dibangun dari beragam latar belakang, tradisi, dan budaya yang justru menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan.
“Perbedaan bukanlah alasan untuk terpisah, melainkan fondasi untuk saling memahami, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai,” tegasnya.
Pemerintah Kota (Pemko) Medan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menjaga harmoni sosial serta menjamin kebebasan setiap warga dalam menjalankan keyakinan dan tradisi budayanya.
“Kami percaya bahwa kota yang maju tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas hubungan antarwarganya,” tambahnya.
Pendidikan Karakter Lewat Perayaan Budaya dan Keagamaan
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan yang konsisten menghadirkan ruang-ruang perayaan budaya dan keagamaan sebagai bagian dari pendidikan karakter masyarakat.
Menurutnya, pendidikan sejati tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui praktik kebudayaan, keteladanan sosial, serta penghormatan terhadap tradisi.
Melalui perayaan Thaipusam, generasi muda diajak untuk mengenal akar budaya, memahami makna spiritual di balik setiap ritual, sekaligus menumbuhkan sikap toleransi dan empati terhadap sesama.
Rangkaian Acara Thaipusam Medan Street 2026
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan, Benny Sinomba Siregar, melaporkan bahwa Thaipusam Medan Street 2026 merupakan bagian dari program pengembangan kebudayaan dan keagamaan Pemko Medan.
Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 05.00 WIB hingga malam hari dengan berbagai rangkaian acara, antara lain:
* Ritual Paal Kudham (angkat susu)
* Atraksi tradisional tusuk tubuh
* Pawai kereta kencana
* Ritual di kuil
* Pertunjukan tari dan hiburan budaya
* Pameran serta kuliner khas
Thaipusam sendiri merupakan festival masyarakat Tamil yang dirayakan pada bulan purnama pertama di bulan Thai (Januari/Februari) dalam kalender Tamil. Perayaan ini melambangkan kemenangan dharma atas adharma serta penghormatan kepada Dewa Murugan.
BACA JUGA: Rico Waas: Pemko Medan Genjot Pemulihan Pascabanjir
Dihadiri Tokoh Daerah dan Internasional
Perayaan Thaipusam 2026 di Medan turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala, Konsul Jenderal India Ravi Shanker Goel, Kepala Kemenag Medan Impun Siregar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ismiralda Wiriya Alrahman, Ketua PHDI Sumatera Utara Surya, Ketua PHDI Medan Subenthiren, serta para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Momentum Perkuat Kedamaian dan Keberagaman
Rico Waas berharap perayaan Thaipusam Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, memperdalam saling pengertian, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga kedamaian dan persatuan di Kota Medan.
“Atas nama Pemerintah Kota Medan, saya mengucapkan selamat merayakan Thaipusam Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu. Semoga perayaan ini membawa kedamaian, keselamatan, dan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.
Dengan semangat toleransi dan keberagaman, Thaipusam 2026 tidak hanya menjadi perayaan religius, tetapi juga simbol kokohnya harmoni sosial di Kota Medan. (KSC)








