Tangis Haru Sambut Kepulangan 360 Jemaah Haji Kloter 09 Debarkasi Medan, Satu Jemaah Wafat di Tanah Suci

Tangis Haru Sambut Kepulangan 360 Jemaah Haji Kloter 09 Debarkasi Medan, Satu Jemaah Wafat di Tanah Suci
Suasana haru, bahagia, dan penuh rasa syukur menyelimuti Gedung Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan saat 360 jemaah haji Kloter 09 Debarkasi Medan tiba kembali di Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji 1447 H/2026 M di Tanah Suci.

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Suasana haru, bahagia, dan penuh rasa syukur menyelimuti Gedung Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan saat 360 jemaah haji Kloter 09 Debarkasi Medan tiba kembali di Tanah Air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji 1447 H/2026 M di Tanah Suci.

Rombongan yang berasal dari Kabupaten Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Kota Sibolga, Kabupaten Simalungun, Kota Tanjung Balai, dan Kabupaten Asahan itu mendarat di Bandara Internasional Kualanamu pada Kamis (11/6/2026) pukul 18.57 WIB sebelum melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Medan untuk mengikuti prosesi penyambutan resmi.

Bacaan Lainnya

Kedatangan para tamu Allah tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A., bersama sejumlah kepala daerah dan pejabat dari daerah asal jemaah.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, Wakil Bupati Padang Lawas Utara Basri Harahap, Pj Sekda Padang Lawas Panguhum Nasution, Sekretaris PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan Dr. H. Torang Rambe, M.Ag., serta sejumlah Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah dari berbagai kabupaten dan kota.

Prosesi penerimaan diawali dengan doa bersama yang dipimpin Pembimbing Ibadah Kloter 09 sebagai ungkapan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan selamat setelah menjalani ibadah haji selama lebih dari sebulan.

Dalam sambutannya, Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah menyelesaikan rukun Islam kelima dengan baik.

Ia juga mengapresiasi perhatian para kepala daerah yang hadir langsung menyambut warganya yang baru kembali dari Tanah Suci.

“Kami mengucapkan selamat datang kembali di Tanah Air. Selamat berkumpul bersama keluarga tercinta. Semoga seluruh pengorbanan, kesabaran, tenaga, pikiran, dan biaya yang telah dikeluarkan selama menjalankan ibadah haji dibalas Allah SWT dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.

Menurut Zulkifli, kemabruran haji tidak hanya diukur saat berada di Makkah dan Madinah, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan ibadah, kepedulian sosial, dan kontribusi positif kepada masyarakat.

“Haji mabrur ditandai dengan perubahan ke arah yang lebih baik. Semakin dekat kepada Allah SWT, semakin peduli kepada sesama, dan semakin banyak memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” pesannya.

BACA JUGA: Kabel Listrik Jatuh di Atap Rumah Warga Medan Belum Ditangani, PLN Sumut Dituding Lamban Respons Laporan Bahaya

Pada kesempatan tersebut, PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan memberikan penghargaan kepada petugas Kloter 09 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani jemaah selama berada di Tanah Suci.

Selempang penghargaan disematkan kepada Ketua Kloter Mahmud Salim Harahap dan Dokter Kloter dr. Risna Chairani Nasution oleh Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan bersama Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution.

Penghargaan itu sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh petugas kloter, ketua rombongan, ketua regu, dan para jemaah yang berhasil menjaga kekompakan sehingga seluruh rangkaian ibadah haji berjalan aman, tertib, dan lancar.

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan melalui dr. Dwi Mahyeti juga memberikan edukasi kesehatan kepada para jemaah yang baru kembali dari Arab Saudi.

Ia mengimbau agar seluruh jemaah menjalani masa pemantauan kesehatan selama 21 hari dengan menerapkan pola hidup sehat dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala tertentu.

“Apabila mengalami demam, batuk, sesak napas, atau keluhan kesehatan lainnya, segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat dan informasikan bahwa Bapak-Ibu baru kembali dari ibadah haji,” katanya.

Di tengah kebahagiaan kepulangan rombongan, terselip kabar duka dari Kloter 09. PPIH mencatat satu jemaah atas nama Nurliana Mara Imran asal Kabupaten Padang Lawas Utara wafat saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Almarhumah dimakamkan di Kota Makkah dan menjadi satu-satunya anggota Kloter 09 yang tidak dapat kembali ke Indonesia bersama rombongan.

Sementara itu, Kloter 09 didominasi jemaah asal Kabupaten Padang Lawas sebanyak 210 orang dan Padang Lawas Utara sebanyak 105 orang. Sisanya berasal dari Kota Sibolga, Kabupaten Simalungun, Kota Tanjung Balai, dan Kabupaten Asahan.

Setelah seluruh prosesi penyambutan selesai, para jemaah menerima paspor, air zamzam, dan barang bawaan sesuai nomor manifes sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing.

BACA JUGA: Buka Suara Soal Biaya Akomodasi Peserta AFF U-19, Rico Waas: Tidak Pernah Ada Kesepakatan

Senyum bahagia dan air mata haru tampak menghiasi wajah para jemaah yang akhirnya dapat kembali berkumpul dengan keluarga setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Kepulangan Kloter 09 Debarkasi Medan bukan sekadar berakhirnya perjalanan dari Makkah dan Madinah menuju Indonesia. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi awal perjalanan baru untuk mengamalkan nilai-nilai kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan bekal spiritual yang diperoleh selama berhaji, para jemaah diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat dalam memperkuat keimanan, menjaga persaudaraan, serta menebarkan manfaat bagi sesama. (KSC)

Pos terkait