IRAN | kliksumut.com – Puluhan situs website di Iran, Selasa (22/6/2021) menampilkan pesan yang menyebutkan telah “dirampas oleh pemerintah Amerika Serikat (AS).”
Media Iran mengkonfirmasi, Selasa (22/6/2021) bahwa sejumlah situs berita terkait pemerintah bertajuk “telah dirampas” oleh pemerintah Amerika tanpa alasan atau penjelasan lebih jauh.
Baca juga: AS dan Australia Khawatir, China Danai Proyek Perbaikan Landasan Terbang di Kepulauan Pasifik
Di antara situs-situs yang dihentikan secara tiba-tiba itu adalah Press TV, televisi pemerintah berbahasa Inggris; kanal berbahasa Arab, Al-Alam; dan saluran berita satelit Al-Masirah milik pemberontak Houthi Yaman.
Pesan-pesan yang muncul di beberapa situs itu menyatakan telah “disita oleh Pemerintah AS sesuai dengan surat perintah penyitaan,” disertai dengan segel Biro Penyelidik Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI) dan Biro Industri dan Keamanan dari Departemen Perdagangan.
Press TV yang dikelola pemerintah melaporkan berita internasional yang disaring sesaui keinginan sejumlah pemimpin Iran, umumnya mengkritik kebijakan luar negeri Amerika Serikat dan Inggris. (voaindonesia.com)








