Hadapi China, Amerika Siap Perang

  • Whatsapp
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo


AS | klilsumut.com – Hadapi peningkatan kekuatan militer China mendapat reaksi keras dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo. Pompeo menegaskan bahwa AS siap merespons semua tindakan China termasuk perang.

Bahwa seperti yang diketahui, China terus memperkuat armada militernya di semua sektor. Ketegangan dengan sejumlah negara semisal India, Taiwan, dan Hongkong, membuat pemerintah Negeri Tirai Bambu di bawah komando Presiden Xi Jinping, menyiapkan diri untuk skenario terburuk.

Baca juga : Ketegangan Hubungan AS dan China, Maskapai AS Diblokir Masuk China

Bahkan di sebelah barat, China tengah bersiap untuk perang dengan India sebagai akibat sengketa wilayah perbatasan. Di sisi lain, China juga ingin mencaplok kembali Taiwan yang dianggapnya sebagai sebuah provinsi dan bagian dari negaranya.

Dalam sisi lain, China terus menunjukkan kekuatan militernya di kawasan Laut China Selatan. Hal ini yang membuat sejumlah negara Asia Tenggara, Australia, dan AS berang dengan aksi-aksi Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) yang dianggap arogan.

Seperti dilansir dari akun Twitter pribadinya, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, memastikan bahwa negaranya siap memberikan respons apapun untuk membalas tindakan China. Pompeo yakin, Presiden AS, Donald Trump, akan mengambil keputusan untuk melindungi rakyat dan seluruh kepentingan Negeri Paman Sam.

Baca juga : Presiden China Xi Jinping Minta Militer Siap Perang

“Kemajuan militer Partai Komunis China adalah seusatu yang nyata. @DeptofDefense kami akan melakukan apa pun untuk memastikan memahami ancaman ini. Presiden @realDonaldTrump akan senantiasa menjaga kami dalam posisi di mana kami bisa melindungi rakyat Amerika,” tulis Pompeo di Twitter.

“Partai Komunis China memiliki maksud untuk menghancurkan ide-ide Barat, demokrasi, dan nilai-nilai Barat. Ini menempatkan orang-orang Amwrika dalam risiko. Apakah itu mengambil paksa kekayaan intelektual Amerika, atau melakukan pekerjaan menghancurkan Amerika,” lanjut pernyataan Pompeo.



sumber : viva.co.id

Pos terkait