KLIKSUMUT.COM | SLEMAN – PSS Sleman sukses mengamankan tiga poin perdana di laga pembuka Pegadaian Championship 2025/2026 usai menumbangkan tamunya Persiba Balikpapan dengan skor 2-1 pada Senin (15/9) malam di Stadion Maguwoharjo. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Super Elja untuk melakoni perjalanan panjang 26 pertandingan di Grup Timur.
Namun kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. PSS tertinggal lebih dulu di babak pertama melalui eksekusi penalti penyerang asing Persiba, Takumu Nishihara. Lini tengah PSS tampil pasif dan tidak mampu mengimbangi permainan agresif tim tamu.
“Di babak pertama kami kurang cepat mengalirkan bola dan tidak banyak menekan lawan. Ini membuat alur permainan lambat dan Persiba leluasa mengembangkan taktik,” ujar pelatih kepala Ansyari Lubis usai laga.
Kebangkitan PSS dimulai dari keberanian melakukan perubahan komposisi pemain. M. Fariz dan Kim Kurniawan ditarik keluar, digantikan oleh Arda Alfareza dan Ichsan Pratama. Tak hanya itu, posisi Dominicus Dion juga diubah menjadi gelandang sayap, sedangkan Syaiful Djoge diplot sebagai bek kanan.
Perubahan ini menjadi titik balik. Tekanan intens dan tempo permainan yang lebih cepat membuat Persiba kewalahan. Hasilnya, dua gol balasan dilesakkan Cleberson dan Gustavo Tocantins, membawa PSS membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan 2-1.
“Kita dorong Dion untuk melebar dan menekan. Ichsan juga tampil lebih agresif dalam menekan. Ini yang membuat permainan kami hidup di babak kedua,” tambah Ansyari.
Menariknya, dalam laga ini seluruh staf asing termasuk Direktur Teknik Pieter Huistra tak bisa berada di bench pemain karena regulasi baru liga yang mengharuskan semua elemen di bench adalah Warga Negara Indonesia (WNI). Meski begitu, arahan tetap diberikan dari tribun VIP melalui walkie talkie.
Meski tanpa kehadiran langsung di sisi lapangan, sinergi antarpelatih tetap terjaga. PSS tampil kolektif, disiplin, dan menunjukkan mentalitas juara di paruh kedua pertandingan.
Usai kemenangan penting ini, PSS Sleman akan menghadapi laga tandang sulit melawan Persiku Kudus yang secara mengejutkan menang telak 4-0 atas PSIS Semarang di laga sebelumnya.
Kemenangan atas Persiba menjadi energi positif jelang laga tersebut, namun Ansyari mengingatkan anak asuhnya untuk tidak lengah.
“Kami harus tetap fokus. Laga di Kudus pasti berat karena Persiku sedang on fire. Tapi kami punya modal kepercayaan diri dari pertandingan ini,” tutupnya. (KSC)







