PSMS Medan Kalah 0-1 dari Persebaya di Piala Presiden 2026

PSMS Medan Kalah 0-1 dari Persebaya di Piala Presiden 2026
PSMS Medan kembali harus pulang tanpa poin setelah takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya pada laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (29/7/2026) malam WIB.

KLIKSUMUT.COM | SURABAYA – PSMS Medan kembali harus pulang tanpa poin setelah takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya pada laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (29/7/2026) malam WIB. Meski kalah, pelatih Eko Purdjianto menilai penampilan Ayam Kinantan menunjukkan perkembangan signifikan sebagai bekal menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

Gol tunggal kemenangan Persebaya dicetak sang kapten, Yuran Fernandes, pada menit ke-45+1 melalui situasi bola mati. Hasil tersebut membuat PSMS masih belum mampu meraih poin setelah sebelumnya juga kalah dari juara bertahan Port FC pada laga pembuka Grup B.

Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya langsung mengambil inisiatif menyerang. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Bajul Ijo menguasai jalannya pertandingan dan terus menekan lini pertahanan PSMS.

Meski mendapat tekanan bertubi-tubi, skuad asuhan Eko Purdjianto tampil disiplin dalam bertahan. Beberapa kali Ayam Kinantan mampu membangun serangan balik yang merepotkan pertahanan tuan rumah.

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang tanpa gol di babak pertama, Persebaya akhirnya memecah kebuntuan melalui skema bola mati. Yuran Fernandes sukses menyambut umpan di dalam kotak penalti dan menaklukkan penjaga gawang PSMS pada menit ke-45+1 sehingga Persebaya menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Bacaan Lainnya

Tertinggal satu gol membuat PSMS meningkatkan intensitas permainan pada babak kedua. Ayam Kinantan tampil lebih percaya diri dengan berani menekan pertahanan Persebaya dan menciptakan beberapa peluang berbahaya.

Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat berbagai kesempatan tersebut gagal dikonversi menjadi gol penyama kedudukan.

Di sisi lain, Persebaya juga memperoleh peluang melalui serangan balik cepat, tetapi penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat skor tidak berubah hingga peluit panjang berbunyi.

Persebaya pun mengamankan kemenangan tipis 1-0, sementara PSMS harus menerima kekalahan kedua secara beruntun di ajang pramusim bergengsi tersebut.

Meski gagal membawa pulang poin, Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto tetap memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemainnya. Ia menilai pertandingan melawan Persebaya menjadi bukti bahwa proses pembentukan tim berjalan ke arah yang positif.

BACA JUGA: PSMS Medan vs Persebaya Surabaya: Duel Klasik Duo Hijau Warnai Piala Presiden Elite 2026

“Perlawanan PSMS luar biasa. Kita syukuri ini pertandingan pramusim kedua di Piala Presiden melawan Persebaya. Pemain menjalankan instruksi dengan bagus. Terbukti ada perlawanan. Ada beberapa pemain yang kemarin tidak bermain, kali ini kita mainkan. Ada progres untuk permainan kita sebagai pemantapan tim menjelang Liga 2. Apresiasi besar buat para pemain,” ujar Eko kepada awak media seusai pertandingan.

Menurut mantan asisten pelatih Timnas Indonesia tersebut, hasil pertandingan bukan menjadi fokus utama pada turnamen pramusim. Yang lebih penting adalah melihat perkembangan permainan, kekompakan tim, dan efektivitas strategi sebelum kompetisi resmi dimulai.

Eko juga mengungkapkan bahwa komposisi skuad PSMS Medan belum sepenuhnya final. Beberapa pemain asing masih menjalani masa seleksi dan akan terus dipantau hingga pertandingan terakhir menghadapi Persija Jakarta.

“Ada beberapa pemain asing yang masih trial di PSMS, kita lihat nanti sampai pertandingan terakhir menghadapi Persija. Tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan penambahan pemain sesuai regulasi dan kuota. Dari dua pertandingan ini kami sudah mendapat banyak gambaran. Masih ada sekitar satu setengah bulan masa pramusim, semoga permainan PSMS semakin solid. Tetap ada kemungkinan perekrutan pemain setelah Piala Presiden,” katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan manajemen dan tim pelatih masih membuka peluang memperkuat skuad demi menghadapi persaingan ketat Liga 2 musim 2026/2027.

Gelandang PSMS Medan, Rangga Muslim, menilai Piala Presiden menjadi ajang yang sangat penting untuk membangun chemistry antarpemain.

Menurutnya, menghadapi tim-tim berkualitas seperti Port FC dan Persebaya memberikan banyak pelajaran berharga bagi seluruh pemain.

“Ini momen yang bagus buat kami agar bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk kompetisi musim ini. Dari dua pertandingan kemarin dan hari ini, banyak hal yang kami pelajari, terutama chemistry agar kemampuan tim semakin meningkat dan bisa bersaing di Championship musim depan,” ujar Rangga.

Ia juga mengakui gol Persebaya lahir dari situasi bola mati, tetapi secara permainan PSMS menunjukkan peningkatan yang cukup jelas setelah jeda pertandingan.

“Kami tertinggal lewat set piece. Di babak kedua kami berusaha tampil lebih baik dan menciptakan peluang. Saya kira pertandingan juga cukup menarik. Apa pun hasilnya, kami belajar banyak dari pertandingan ini,” ungkapnya.

BACA JUGA: Port FC Bantai PSMS Medan 2-0 di Laga Perdana Piala Presiden 2026, Juara Bertahan Tampil Perkasa

Kekalahan dari Persebaya membuat PSMS Medan belum mengoleksi poin dari dua pertandingan Grup B Piala Presiden 2026. Meski demikian, peningkatan performa dibanding laga pembuka menjadi modal penting bagi Ayam Kinantan untuk terus mematangkan permainan sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

PSMS kini mengalihkan fokus ke laga terakhir Grup B menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (1/8/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Ayam Kinantan untuk menutup kiprah di Piala Presiden dengan hasil positif sekaligus menguji kesiapan tim sebelum kompetisi resmi bergulir. (KSC)

Pos terkait