Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Ryamizard Ryacudu, Bangsa Kehilangan Putra Terbaik TNI

Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Ryamizard Ryacudu, Bangsa Kehilangan Putra Terbaik TNI
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, bersama Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, pada Senin (25/5/2026) di RS Primaya Karawang. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri upacara persemayaman dan pelepasan jenazah Ryamizard Ryacudu di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (1/6/2026). Kehadiran Presiden menjadi simbol penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum yang telah mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara.

Presiden Prabowo tiba di Kantor Kementerian Pertahanan sekitar pukul 08.25 WIB dan langsung menuju Ruang Hening untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Dalam suasana penuh khidmat dan duka, Kepala Negara tampak berdiri sejenak di hadapan jenazah, memanjatkan doa serta memberikan penghormatan atas jasa-jasa almarhum selama mengabdi kepada Indonesia.

Sebelumnya, jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu tiba di Kantor Kementerian Pertahanan pada pukul 07.35 WIB dan disemayamkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika.

Prosesi persemayaman berlangsung dengan penuh penghormatan militer dan dipimpin oleh Donny Ermawan selaku inspektur upacara.

Sejumlah pejabat negara, perwira tinggi TNI, keluarga besar almarhum, serta tokoh nasional turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal sebagai prajurit tangguh dan pemimpin berintegritas tersebut.

Kepergian Ryamizard Ryacudu pada Minggu (31/5/2026) meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI dan bangsa Indonesia.

Semasa hidupnya, Ryamizard dikenal sebagai salah satu tokoh militer berpengaruh yang memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara. Karier militernya mencapai puncak saat dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) periode 2002–2005.

BACA JUGA: Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun, Indonesia Kehilangan Tokoh Pertahanan Nasional

Bacaan Lainnya

Tak hanya di dunia militer, pengabdiannya berlanjut di pemerintahan ketika dipercaya menjadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada periode 2014–2019. Dalam jabatan tersebut, ia berperan penting dalam memperkuat pertahanan nasional serta menjaga stabilitas keamanan Indonesia.

Dedikasi dan loyalitasnya terhadap negara membuat Ryamizard Ryacudu dikenang sebagai salah satu putra terbaik bangsa yang mengabdikan hidupnya demi kepentingan rakyat dan negara.

Usai upacara persemayaman, jenazah almarhum dilepas dari Kantor Kementerian Pertahanan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata untuk dimakamkan secara militer.

Prosesi pelepasan berlangsung penuh penghormatan sebagai bagian dari penghargaan negara kepada seorang prajurit yang telah mengabdikan diri sepanjang hidupnya.

Rencananya, upacara pemakaman militer dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku inspektur upacara.

Pemakaman militer tersebut merupakan bentuk penghormatan tertinggi negara kepada almarhum atas jasa, pengorbanan, dan pengabdiannya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam prosesi persemayaman menegaskan besarnya penghormatan negara terhadap sosok Ryamizard Ryacudu.

BACA JUGA: Sosok Ryamizard Ryacudu dalam Sejarah Pertahanan Indonesia

Sebagai sesama tokoh pertahanan dan militer Indonesia, Prabowo memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah pertahanan nasional.

Kepergian Ryamizard Ryacudu bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi bangsa Indonesia yang kehilangan seorang patriot, pemimpin militer, dan negarawan yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri untuk menjaga kedaulatan negara.

Dengan dimakamkannya almarhum di TMP Nasional Utama Kalibata, nama dan jasa Ryamizard Ryacudu akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah panjang pengabdian terbaik anak bangsa kepada Indonesia. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait