KLIKSUMUT.COM | BOGOR – Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, ke kediaman pribadinya di Hambalang pada Jumat (24/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu membahas sejumlah isu strategis, terutama terkait keamanan nasional serta kondisi situasi di berbagai sektor di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya dikutip dari laman Kementerian Sekretariat Negara, Minggu (26/4/2026),
Dalam pertemuan tersebut, Kapolri melaporkan perkembangan berbagai program strategis kepolisian, termasuk penguatan transformasi digital layanan publik, peningkatan profesionalisme anggota sejak tahap rekrutmen hingga kedinasan, serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan.
BACA JUGA: Investasi RI Tembus Rp498,79 Triliun di Kuartal I 2026, Presiden Prabowo Terima Laporan BKPM
“Kapolri juga melaporkan perkembangan sejumlah program strategis Kepolisian, mulai dari penguatan transformasi digital layanan publik, peningkatan profesionalisme anggota, hingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Teddy.
Selain isu keamanan, Presiden Prabowo dan Kapolri juga membahas penguatan sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan berbagai lembaga dan sektor terkait dalam mendukung program nasional.
Kolaborasi tersebut mencakup sektor pertanian, ketahanan pangan, program makan bergizi, penanganan cepat bencana, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
“Selain itu, dibahas pula sinergi antara Kepolisian dan berbagai lembaga dalam mendukung program nasional, termasuk pangan, pertanian, hingga penanganan bencana,” imbuh Seskab.
BACA JUGA: Perkuat Ketahanan Pangan, Presiden Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Strategis 2026
Pertemuan di Hambalang ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat stabilitas keamanan nasional sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik melalui kolaborasi antar lembaga.
Sinergi antara pemerintah dan Kepolisian diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. (KSC)
TIM REDAKSI








