KLIKSUMUT,COM | MEDAN – Polrestabes Medan menggelar doa bersama dan syukuran lintas agama sebagai bentuk rasa syukur atas pelaksanaan Hari Buruh Internasional 2026 yang berlangsung aman dan kondusif. Kegiatan ini digelar di halaman Mapolrestabes Medan, Jalan HM Moh Said, Senin (4/5/2026) sore.
Acara yang penuh khidmat ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi buruh, mahasiswa, hingga jajaran Polri. Kegiatan dibuka langsung oleh Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, didampingi Wakapolrestabes AKBP Rudy Silaen serta para pejabat utama.
Turut hadir Wong Chun Sen, perwakilan Kodim 0201/BS, Kejaksaan Negeri Medan, serta Pemerintah Kota Medan yang diwakili Asisten Pemerintahan Muhammad Sofyan.
Selain itu, hadir pula tokoh lintas agama dari Majelis Ulama Indonesia Kota Medan, FKUB Kota Medan, serta perwakilan Walubi, Matakin, PHDI, dan PGI. Tokoh masyarakat lintas etnis, organisasi mahasiswa seperti GMNI, serta organisasi kemasyarakatan turut meramaikan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen buruh yang telah menyampaikan aspirasi secara damai saat May Day. Ia menyebut, sejumlah titik kegiatan seperti di Pardede Hall dan Gedung Astaka Pancing berjalan tertib tanpa gangguan keamanan.
BACA JUGA: Ketua Komisi I DPRD Medan Terima Keluhan Warga Soal Lahan Dikuasai Pemko Sejak 1975 Tanpa Ganti Rugi
“Terima kasih kepada seluruh elemen buruh dan pekerja. Kota Medan tetap kondusif karena kerja sama semua pihak,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak terlepas dari sinergi antara aparat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta dukungan masyarakat luas. Bahkan, berdasarkan data yang dihimpun, angka kejahatan jalanan menurun hingga 14 persen, sementara tingkat keamanan meningkat sekitar 15 persen pasca pelaksanaan Operasi Ketupat.
“Ini adalah hasil kerja keras bersama. Kita terus merangkai prestasi dalam kebersamaan,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan Kota Medan, Muhammad Sofyan, turut menyampaikan apresiasi atas situasi kondusif selama May Day. Ia menegaskan komitmen Pemko Medan untuk terus menindaklanjuti aspirasi buruh serta meningkatkan pelayanan publik.
Rangkaian acara diawali dengan pemberian santunan kepada 31 anak yatim dari Panti Asuhan Bait Allah oleh Kapolrestabes Medan bersama Bhayangkari dan perwakilan pemerintah. Kegiatan dilanjutkan dengan penampilan lagu dari anak-anak panti asuhan.
BACA JUGA: May Day 2026: Komitmen Negara Melindungi Pekerja Hingga ke Tengah Lautan
Suasana semakin khidmat dengan tausyiah yang disampaikan oleh Arfan Maksum Nasution, serta doa bersama lintas agama yang dipimpin tokoh agama Islam, Kristen, Buddha, Hindu, dan Konghucu sebagai simbol persatuan dan toleransi di Kota Medan.
Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian, turut diberikan santunan kepada 19 anak yatim Polri dan 4 anak anumerta Polri.
Acara ditutup dengan foto bersama, pemberian bingkisan, serta ramah tamah dan makan malam bersama seluruh peserta. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan di Kota Medan. (KSC)
REPORTER: Bayu





