Petinju Putri Sumut Fokus Latihan Jelang Laga Di PON Papua


Mengenai latihan apa saja, sebelum menghadapi tes fisik dari KONI Sumut, peraih medali perunggu Kapolri CUP 2018 Jakarta ini mengaku dirinya lari sejauh 10 km, kelincahan kaki, sit up sebanyakk 50 kali dan pukul samsak 10 ronde di mana satu ronde diberi waktu tiga menit.

“Itu yang saya lakukan agar fisik saya mumpuni saat tes fisik. Dan saya berharap fisik saya bisa naik ketimbang tes fisik kemarin saat Desember 2020,” katanya.

Selain latihan fisik, wanita yang dilatih Liston Tampubolon ini mengaku dirinya juga melakukan latihan teknik seperti teknik bertanding, gerakan dan pukulan. Kemudian, akunya dirinya melakukan variasi latihan dengan gerakan kaki pada cone yang bertujuan untuk kelincahan kaki.

Baca juga: Atlet PON Sumut Tes Fisik dan Disuntik Vaksin



Biasanya, masih dikatakan Suzen, untuk latihan sparing partner dirinya mengikuti waktu yang diperuntukkan oleh atlet pria. “Kan di sini, saya sendiri perempuan, jadi saat bertanding dengan kawan, terpaksa saya harus mengikuti ritme latihan mereka. Biasanya, untuk perempuan latihan bareng kawan itu ada tiga ronde di mana satu ronde itu dua menit. Nah sedangkan untuk atlet pria satu ronde itu tiga menit,” terangnya.

Ditanya apakah dirinya merasa keberatan untuk latihan sparing partner menggunakan waktu yang diperuntukkan oleh atlet pria. Suzen mengaku tidak. Karena, akunya, ini juga akan melatih kemampuan fisiknya agar bisa bertahan paling lama di atas ring.

“Secara tidak langsung, fisik saya digenjot seperti kemampuan dari atlet pria. Dan itu pasti akan menguntungkan saya saat bertanding nantinya di PON Papua,” pungkasnya. (BNL)

Pos terkait