KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia hukum Indonesia. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, meninggal dunia pada Sabtu (8/11/2025) karena sakit. Ia menghembuskan napas terakhir di usia 71 tahun dan dimakamkan di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, pada hari yang sama.
Sebelum meninggal, Antasari sempat menyampaikan pesan terakhir yang menyentuh hati kepada keluarga. Sang menantu, Ardiansyah, mengungkapkan bahwa almarhum berkeinginan untuk mengakhiri hidupnya di rumah, bukan di rumah sakit.
“Dia pengen meninggal di rumah. Bilang, ‘Saya pengen meninggal di rumah’. Dia pengen pulang, katanya,” ujar Ardiansyah di Masjid Asy-Syarif, BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (8/11/2025).
Menurut keterangan keluarga, Antasari sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena terinfeksi virus.
“Beliau kemarin dokter bilang kena virus, cuma enggak tahu itu virus COVID atau bukan,” tutur Ardiansyah.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Lantik Komisi Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie Duduki Posisi Ketua
Setelah beberapa hari dirawat, dokter sempat mengizinkannya pulang karena kondisinya membaik. Namun, pada pagi hari Sabtu, kondisinya kembali menurun drastis hingga dinyatakan kritis.
“Sempat dirawat di rumah sakit, tapi dokter bilang bisa pulang, dan kita bawa pulang. Tapi pagi tadi kondisinya kritis,” tambahnya.
Sebelum dimakamkan, jenazah Antasari dishalatkan di Masjid Asy-Syarif, BSD, Serpong, sekitar pukul 15.20 WIB. Sejumlah tokoh nasional terlihat hadir, termasuk Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, yang datang memberikan penghormatan terakhir.
Usai dishalatkan, jenazah langsung diberangkatkan ke San Diego Hills Memorial Park menggunakan ambulans. Suasana duka begitu terasa, dengan isak tangis keluarga dan kerabat yang mengiringi kepergian sosok yang dikenal tegas dan kontroversial tersebut.
Ardiansyah mewakili pihak keluarga juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas kesalahan Antasari semasa hidupnya.
BACA JUGA: Ipapsi Kecam Penganiayaan Panitera PN Sibolga Saat Eksekusi Sengketa Tanah
“Sekali lagi, saya dari pihak keluarga mewakili, mohon maaf atas segala kesalahan beliau,” katanya.
Antasari Azhar dikenal sebagai mantan Ketua KPK periode 2007–2009. Ia sempat menjadi sorotan publik setelah tersandung kasus hukum yang membuatnya mendekam di penjara. Setelah bebas, Antasari menjalani kehidupan yang lebih tenang bersama keluarga dan jarang tampil di publik. (KSC)
TIM REDAKSI





