KLIKSUMUT.COM | SEMARANG – Persis Solo kembali menelan pil pahit di ajang Super League 2025/2026. Setelah sebelumnya dipermalukan Persija Jakarta dengan skor telak 4-0, kini Laskar Sambernyawa kembali tumbang—kali ini dari Malut United dengan skor mencolok 5-2, meski lawan bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.
Pertandingan pekan ke-31 yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (2/5/2026), menjadi mimpi buruk bagi Persis Solo. Bukannya bangkit, mereka justru semakin terpuruk dan menunjukkan rapuhnya lini pertahanan.
Malut United langsung tampil agresif sejak awal laga. Meski Persis sempat unggul lebih dulu lewat gol Bruno Gomes pada menit ke-14, keunggulan tersebut tak bertahan lama.
Da Silva menjadi momok menakutkan bagi lini belakang Persis dengan mencetak hattrick pada menit ke-19, 40, dan 45+2. Ironisnya, Malut United harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-31 setelah Gustavo Franca diganjar kartu merah. Namun kondisi tersebut sama sekali tidak dimanfaatkan oleh Persis.
Skor 3-1 menutup babak pertama untuk keunggulan Laskar Kie Raha.
BACA JUGA: Persebaya Bungkam Malut United 2-0 di Ternate
Alih-alih bangkit, Persis justru semakin tertekan di babak kedua. Baru lima menit paruh kedua berjalan, Malut United menambah keunggulan lewat sundulan Nilson memanfaatkan sepak pojok Tyronne pada menit ke-50.
Keunggulan 4-1 membuat Malut United bermain lebih disiplin dan menunggu serangan balik. Strategi ini terbukti efektif.
Yakob Sayuri memperparah penderitaan Persis pada menit ke-70 setelah melakukan aksi individu cemerlang dan menaklukkan Riyandi. Skor berubah menjadi 5-1.
Persis sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Arkhan Kaka pada menit ke-78, namun itu tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 5-2 tetap bertahan. Kekalahan ini semakin memperburuk posisi Persis Solo di klasemen.
BACA JUGA: Persija Jakarta Pesta Gol 4-0 atas Persis Solo di SUGBK
Malut United kini kokoh di peringkat ke-4 dengan 52 poin, sementara Persis Solo masih terjerembab di zona degradasi, tepatnya peringkat ke-16 dengan koleksi 27 poin.
Dua kekalahan telak secara beruntun menjadi alarm keras bagi Persis Solo. Inkonsistensi permainan, lemahnya lini belakang, serta ketidakmampuan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih.
Jika tidak segera berbenah, bukan tidak mungkin Persis Solo akan benar-benar terdegradasi di akhir musim. (KSC)
TIM REDAKSI







