Peringati HUT Tapteng ke-80, PDAM Mual Nauli Edukasi Publik Lewat Pameran Alat Distribusi Air di GOR Pandan

Peringati HUT Tapteng ke-80, PDAM Mual Nauli Edukasi Publik Lewat Pameran Alat Distribusi Air di GOR Pandan
Direktur PDAM Mual Nauli, Masril Rambe (Kemeja Putih) didampingi Kabag Jaringan, Kristian Marbun, di stan Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) ke-80 tahun 2025. (kliksumut.com/ist)

REPORTER: Benny

KLIKSUMUT.COM | TAPANULI TENGAH – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) ke-80 tahun 2025, PDAM Mual Nauli turut ambil bagian dengan menghadirkan pameran edukatif seputar peralatan distribusi air bersih di GOR Pandan, Minggu (24/8/2025).

Pameran ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir, karena menyuguhkan berbagai alat penting dalam jaringan pendistribusian air yang biasa tersembunyi di balik dinding rumah atau di bawah tanah.

Direktur PDAM Mual Nauli, Masril Rambe, didampingi Kepala Bagian Jaringan, Kristian Marbun, menjelaskan bahwa tujuan utama dari pameran ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga infrastruktur jaringan air.

“Kami masih sering menemukan peralatan distribusi air yang rusak, kemungkinan akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Padahal, jika alat-alat ini rusak, dampaknya bisa luas hingga ke daerah lain,” jelas Masril.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: PD IWO Sibolga Tapteng Ikuti Rakerwil di Medan, Dorong Peningkatan Soliditas Organisasi di Internal

Ia menegaskan bahwa berbagai aksesori jaringan yang dipamerkan merupakan komponen vital dalam menyalurkan air ke rumah pelanggan. Namun, tidak jarang ditemukan kerusakan atau kehilangan, termasuk meteran air yang sering dilaporkan hilang oleh warga.

Salah satu yang mencuri perhatian di stan PDAM adalah teater water meter, sebuah alat yang berfungsi untuk menguji akurasi pengukuran air. Inovasi ini dihadirkan sebagai respons terhadap keluhan warga mengenai tagihan air yang dianggap tidak sesuai.

“Dengan alat ini, masyarakat bisa melihat secara langsung bagaimana water meter bekerja dan mengukur air secara akurat. Ini sekaligus bentuk transparansi kami,” ujar Masril.

Tak hanya itu, PDAM Mual Nauli juga memamerkan miniatur jaringan air di kawasan hutan. Pameran ini bertujuan untuk menunjukkan keterkaitan antara kelestarian hutan dan ketersediaan air bersih.

BACA JUGA: Wakil Bupati Asahan Hadiri Penutupan PIISU ke 11 Tahun 2025, Ini Harapannya!

“Contohnya di Sorkam Barat, SPAM rusak pada 2023. Di Sosorgadong dan Sihaporas, hutan mulai habis, dan itu berdampak langsung ke debit air yang menurun drastis,” tambahnya.

Masril juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli atau memasang meteran air dari pihak lain selain PDAM Mual Nauli. Hal ini untuk mencegah kesalahan teknis dan potensi kerusakan yang dapat merugikan pelanggan sendiri.

Melalui keikutsertaan dalam pameran HUT Tapteng ke-80 ini, PDAM Mual Nauli berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga fasilitas air bersih dan kelestarian lingkungan, sebagai upaya bersama dalam mewujudkan pelayanan air bersih yang lebih optimal, adil, dan berkelanjutan. (KSC)

Pos terkait