KLIKSUMUT.COM | MEDAN ~ Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, masyarakat Indonesia membutuhkan instrumen keuangan yang aman sekaligus praktis. Selama lebih dari 124 tahun, PT Pegadaian terus hadir sebagai lembaga pembiayaan yang menjadi “katup penyelamat” likuiditas rumah tangga hingga pelaku UMKM di seluruh pelosok negeri.
Salah satu alasan utama mengapa gadai tetap relevan lintas generasi adalah sifatnya yang praktis. Dalam dunia finansial, waktu sering kali menjadi variabel krusial. Pedagang pasar yang membutuhkan tambahan modal untuk stok barang, maupun orang tua yang menghadapi biaya pendidikan mendadak, dapat segera memperoleh dana tanpa menunggu proses kredit yang berbelit.
BACA JUGA: Pegadaian Umumkan Pemenang Badai Emas Periode II dan Grand Prize 2025
Pegadaian Emas Jadi Pilihan Aman untuk Modal Darurat
Pengusaha gerai teh Pia (33) di Medan menuturkan pengalamannya menabung emas di Pegadaian sejak 2015. “Kalau butuh dana darurat saya bisa pakai emas yang saya punya untuk digadai, lalu saya lunasi lagi saat sudah ada uang. Saya tetap bisa memenuhi kebutuhan tanpa kehilangan investasi,” ujarnya.
Pemimpin Wilayah I Medan PT Pegadaian, Yohanis Wulang, menegaskan bahwa masyarakat dapat langsung menggadaikan harta benda seperti emas, peralatan rumah tangga, hingga barang elektronik, lalu melunasinya di kemudian hari tanpa kehilangan aset. Layanan gadai di Pegadaian mulai dari Rp 50 ribu, sebagai bentuk public service obligation sekaligus inklusivitas layanan yang menjangkau semua kalangan.
BACA JUGA: PT Pegadaian Kanwil 1 Medan Berikan Santunan Kepada Puluhan Anak Yatim Piatu
Inovasi Digital Perluas Inklusi Keuangan
Selain layanan gadai konvensional, Pegadaian rutin menghadirkan program Gadai Peduli. Program ini menyediakan pinjaman bebas bunga mulai Rp 50 ribu hingga Rp 2,5 juta sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil dan pelaku UMKM. Emas menjadi pilihan karena nilainya stabil dan berfungsi sebagai safe haven. Dengan demikian, pelaku usaha dapat memperoleh modal kerja tanpa kehilangan aset investasinya.
Memasuki era digital, Pegadaian meluncurkan aplikasi Tring! yang memungkinkan masyarakat menabung, menggadai, dan mendepositokan saldo emas digital secara instan. Inovasi ini memperluas inklusi keuangan bagi generasi muda sekaligus menjadi sarana literasi finansial yang efektif.
Melalui berbagai produk dan layanan, Pegadaian menegaskan komitmennya menjadi sahabat setia masyarakat. Hal itu juga menjadi jembatan menuju Indonesia yang lebih sejahtera, dengan semangat mengEMASkan Indonesia. (KSC)
REPORTER: Dody Ariandi







