OM PMR, Legenda Orkes Humor Indonesia yang Tetap Eksis dari Era 80-an hingga Generasi Digital

OM PMR, Legenda Orkes Humor Indonesia yang Tetap Eksis dari Era 80-an hingga Generasi Digital
Nama Orkes Moral Pengantar Minum Racun atau lebih dikenal dengan singkatan OM PMR menjadi salah satu ikon musik humor paling legendaris di Indonesia.

KLIKSUMUT.COMNama Orkes Moral Pengantar Minum Racun atau lebih dikenal dengan singkatan OM PMR menjadi salah satu ikon musik humor paling legendaris di Indonesia. Grup musik yang dibentuk pada tahun 1977 ini sukses menciptakan warna berbeda di industri hiburan Tanah Air lewat perpaduan musik dangdut, parodi, dan komedi yang unik.

Dipimpin oleh sosok karismatik Jhonny Iskandar, OM PMR dikenal luas karena lagu-lagu humor yang melekat di hati masyarakat Indonesia. Penampilan nyentrik Jhonny dengan kacamata berantai juga menjadi ciri khas yang sulit dilupakan hingga kini.

Bacaan Lainnya

OM PMR lahir dari kreativitas anak muda yang ingin menghadirkan hiburan segar melalui musik humor. Dalam catatan Rolling Stone Indonesia, bakat OM PMR pertama kali ditemukan oleh penyiar radio Wre Munindra atas rekomendasi pelawak legendaris Kasino.

Tidak hanya membantu memperkenalkan grup ini, Kasino juga disebut memberi nama unik bernuansa India kepada para personel OM PMR. Dari sinilah identitas nyeleneh dan humoris mereka mulai terbentuk.

Singkatan “OM” yang biasanya berarti Orkes Melayu kemudian dipelesetkan menjadi “Orkes Moral” atau “Orkes Madun”, sesuai gaya humor khas yang mereka usung.

Popularitas OM PMR memuncak pada akhir era 1980-an lewat lagu “Judul-judulan” yang menjadi hits nasional. Selain itu, lagu seperti “Bintangku Bintangmu” juga sukses menarik perhatian penikmat musik Indonesia.

BACA JUGABand Nyawa, Grup Musik Asal Banjarmasin yang Sukses Lewat Lagu “Don’t Let Me”

Berbeda dengan grup musik lain pada masanya, OM PMR tampil dengan konsep parodi dan lirik penuh sindiran lucu tentang kehidupan sehari-hari. Gaya nyentrik mereka menjadikan OM PMR sebagai salah satu pelopor musik dangdut humor Indonesia bersama Orkes Moral Pancaran Sinar Petromak.

Pengaruh OM PMR bahkan masih terasa hingga sekarang. Banyak grup musik humor generasi baru yang terinspirasi dari konsep kreatif mereka, termasuk Pemuda Harapan Bangsa (PHB), Kornchonk Chaos, hingga Nunung CS.

Setelah sempat vakum cukup lama, OM PMR kembali meramaikan industri musik Indonesia pada tahun 2014. Mereka merilis mini album bertajuk “Orkeslah Kalau Bergitar” yang menghadirkan lagu-lagu parodi dari band modern Indonesia.

Beberapa lagu yang mereka aransemen ulang berasal dari karya band seperti Naif, Efek Rumah Kaca, hingga Seringai.

Tidak hanya membawakan lagu parodi, OM PMR juga merilis karya original berjudul “Time is Money” yang menunjukkan bahwa kreativitas mereka masih terus berkembang mengikuti zaman.

Pada tahun 2017, OM PMR kembali menarik perhatian publik lewat single “Too Long To Be Alone”, parodi dari lagu “Terlalu Lama Sendiri” milik Kunto Aji.

Video klip lagu tersebut diproduksi oleh Sedap Films dan dikemas dengan konsep humor khas OM PMR. Menariknya, Kunto Aji turut memerankan sosok Jhonny Iskandar muda dalam video tersebut.

Selain aktif bermusik, OM PMR juga merambah dunia digital melalui serial web “OM PMR Belum Ada Judul” yang tayang di YouTube. Web series tersebut menampilkan kisah lucu keseharian para personel serta perjalanan mereka kembali ke industri hiburan Indonesia.

BACA JUGA: Numata, Band Kakak Beradik Anak Tetty Kadi yang Populer Lewat Lagu “Raja Jatuh Cinta”

Meski zaman terus berubah, OM PMR tetap dikenang sebagai salah satu grup musik humor paling berpengaruh di Indonesia. Keberhasilan mereka memadukan musik, komedi, dan kritik sosial menjadikan karya-karya OM PMR selalu relevan lintas generasi.

Dengan karakter unik, lagu-lagu jenaka, dan gaya panggung yang khas, OM PMR berhasil menciptakan identitas kuat dalam sejarah musik Indonesia. Hingga kini, nama mereka masih hidup di hati para penggemar musik lawas maupun generasi muda yang mulai mengenal karya-karya legendaris mereka melalui platform digital. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait