Ngaku Polwan Berpangkat AKBP, Nikah.. Suami dan Keluarganya Ditipu

Ngaku Polwan Berpangkat AKBP, Nikah.. Suami dan Keluarganya Ditipu
Polwan gadungan penipu penerimaan masuk Polisi diamankan Polres Payakumbuh sedang memperlihatkan foto editannya memakai seragam Polisi. Foto: Antara/Akmal Saputra Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul "Baru 6 Bulan Menikah, AKBP Polwan Gadungan Tipu Suami dan Keluarganya Rp204 Juta", https://www.jpnn.com/news/baru-6-bulan-menikah-akbp-polwan-gadungan-tipu-suami-dan-keluarganya-rp204-juta
Ngaku Polwan Berpangkat AKBP, Nikah.. Suami dan Keluarganya Ditipu
Polwan gadungan penipu penerimaan masuk Polisi diamankan Polres Payakumbuh sedang memperlihatkan foto editannya memakai seragam Polisi. Foto: Antara/Akmal Saputra

PAYAKUMBUH | kliksumut.com – Ada-ada aja ulah wanita satu ini, menikah dengan seorang pria mengaku sebagai Polwan berpangkat AKBP bertugas di Polda Metro Jaya dengan menipu suami dan keluarganya untuk menjanjikan seseoarang masuk bintara polisi tanpa tes.

Sementara itu melansir dari kompas.com menejelaskan bahwa Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan bahwa wanita ini adalah berinisal WS (43), warga Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

Baca juga : Peras Anggota DPRD Lewat Medsos, Poldasu Bekuk 3 Polisi Gadungan

“Iya WS mengaku sebagai polisi berpangkat AKBP dan bertugas di Polda Metro Jaya Jakarta,” sebut Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan yang dihubungi Kamis (27/8/2020) kemarin.

Sebut Dony lagi, WS berkenalan dengan suaminya, SS (43) dari media sosial. Saat berkenalan tersangka mengaku sebagai Polwan berpangkat AKBP bertugas di Polda Metro Jaya.

Jelasnya lagi bahwa setelah berkenalan, mereka kemudian memutuskan untuk menikah di Limapuluh Kota, Sumatera Barat, pada Maret 2019. Usai menikah, tersangka kemudian melancarkan aksinya menipu keluarga korban dengan mengatakan bisa meluluskan calon bintara polisi tanpa tes. Tidak tanggung-tanggung, empat orang keluarga suaminya yang tergiur bujuk rayu tersangka akhirnya mengalami kerugian Rp 204 juta.

“Kenal di media sosial. Ngaku Polwan berpangkat AKBP. Kemudian mereka nikah pada 29 Maret 2020 lalu. Setelah tipu suaminya, tersangka menipu keluarga suaminya juga,” sebutnya.

Namun, kedoknya terbongkar saat korban dan keluarganya diminta WS untuk datang ke Palembang untuk menyaksikan keberangkatan calon peserta didik yang dinyatakan lulus dan terpilih dalam seleksi Bintara Polri Tugas Umum ke SPN Betung Polda Sumsel tahn 2020.

Bacaan Lainnya

Dipertemuan tersebut, pelaku sempat meminta lagi sejumlah uang kepada korban. Setelah itu, ia pergi meninggal korban di sebuah hotel di Palembang. Merasa ditipu, korban kemudian menelusuri latar belakang tersangka di Palembang. Hasilnya, ternyata WS bukanlah seorang anggota Polri hingga WS ditangkap di Depok pada 20 Agusutus 2020 lalu.

Baca juga : TNI Gadungan Diamankan Personil TNI Bersama Polisi

“Merasa ditipu, akhirnya korban melapor ke polisi. Awalnya suami tersangka ditangkap pada 19 Agustus di Muara Enim. Satu hari berikutnya tersangka WS ditangkap di Depok,” ujarnya.

Dalam kasus ini, suami tersangka SS tidak menikmati hasil penipuan yang dilakukan istrinya tersebut. Bahkan, SS tidak tahu jika istrinya bukanlah seorang Polwan berpangkat AKBP.

“SS tidak ikut. Dia juga ditipu dan tidak menikmati uang hasil penipuan WS. Saat ini tersangka sudah ditahan,” ungkapnya.

Pos terkait