Menko Pangan Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapteng

Menko Pangan Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Tapteng
TINJAU KORBAN BANJIR LONSOR: Menko Pangan Zulkifli Hasan meninjau korban banjir bandang di Tapanuli Tengah dan memastikan pasokan pangan tetap aman. (FOTO: Benny Setiawan)

KLIKSUMUT.COM | TAPANULI TENGAH ~ Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau kondisi korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (4/12/2025) sore. Ia datang bersama Menteri UMKM Maman Abdurahman, anggota Komisi VII DPR-RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay, serta anggota Komisi IX DPR-RI Fraksi PAN Surya Utama atau Uya Kuya.

Dalam kunjungannya, Zulkifli Hasan menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat terdampak.

“Saya sudah dari Sumatera Barat, dan hari ini saya ke Sibolga–Tapanuli Tengah, tempat sahabat-sahabat saya ini. Kami turut berdukacita yang mendalam. Semoga masyarakat diberi kesabaran dan Allah melindungi kita semua,” ujarnya.

BACA JUGA: Menteri ESDM Serahkan Bantuan Sembako Korban Banjir Tapteng

Pastikan Stok Pangan Aman dan Distribusi Berjalan

Zulkifli Hasan memastikan pemerintah bergerak cepat menyalurkan bantuan.
Selanjutnya, ia mengecek langsung ketersediaan beras di Bulog dan memastikan stok dalam kondisi aman.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan juga menyampaikan bahwa Sumut telah menerima pasokan 6 ribu ton beras dan pengiriman tambahan terus berjalan. Lebih dari satu juta liter minyak goreng telah disalurkan ke wilayah terdampak.

“Namun, beberapa jalur darat terputus akibat longsor sehingga distribusi harus menggunakan helikopter. Pengiriman melalui udara hanya dapat membawa muatan kecil karena akses sangat terbatas,” jelasnya.

BACA JUGA: Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Banjir dan Longsor di Tapteng

Angkut Bantuan Pangan Gunakan Kapal KRI

Untuk mempercepat bantuan skala besar, pemerintah menyiapkan pengiriman melalui jalur laut menggunakan kapal KRI.

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa kapal dapat membawa muatan lebih banyak dan menjadi pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.

“Dengan kapal, muatannya jauh lebih banyak. Apalagi masyarakat sudah sangat membutuhkan,” ungkapnya.

BACA JUGA: Polda Sumut Kerahkan Unit K9 untuk Percepat Pencarian Korban Hilang Banjir dan Longsor di Tapteng–Sibolga

Anggota Komisi VII DPR-RI Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, juga menegaskan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk empati, bukan sekadar formalitas.

“Kami datang dengan empati dan duka yang mendalam atas musibah yang terjadi di Tapanuli Tengah. Semoga bantuan dari Partai Amanat Nasional dapat tersalurkan dengan baik,” ujarnya. (KSC)

REPORTER: Benny Setiawan

Pos terkait