Kontingen Sumatera Utara Tambah Dua Medali Perunggu di Cabang Tarung Drajat PON Beladiri 2025

Kontingen Sumatera Utara Tambah Dua Medali Perunggu di Cabang Tarung Drajat PON Beladiri 2025
Fadhel Tirta Yudha yang turun di nomor seni gerak tunggal putra bpada laga final yang digelar di Djarum Arena 3A, Kudus

KLIKSUMUT.COM | KUDUS – Kontingen Sumatera Utara kembali menorehkan prestasi gemilang dengan menambah dua medali perunggu dari cabang olahraga tarung drajat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 yang berlangsung di Kudus, Jawa Tengah. Medali perunggu tersebut dipersembahkan oleh Fadhel Tirta Yudha dan pasangan Dhira Khalisa-Yani Dwi Murti pada ajang yang digelar di Djarum Arena 3A, Kamis (16/10/2025).

Fadhel Tirta Yudha berhasil meraih medali perunggu di nomor seni gerak tunggal putra dengan nilai 2.450. Pada nomor ini, medali emas diraih Kesatria Firman Salim dari Jawa Tengah dengan nilai 2.511, sementara medali perak dibawa pulang oleh Ricky Alvian Noor dari Kalimantan Timur dengan nilai 2.470.

Sementara itu, pasangan Dhira Khalisa dan Yani Dwi Murti juga sukses menambah perolehan medali Sumatera Utara dengan medali perunggu di nomor seni gerak ganda putri, dengan nilai 1.098. Medali emas dan perak di nomor ini masing-masing diraih oleh pasangan dari Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

BACA JUGA: PBJI Sumut Matangkan Persiapan Menuju PON Beladiri 2025 di Kudus, Targetkan Emas

Dengan tambahan dua medali perunggu ini, total perolehan medali dari cabang tarung drajat Sumatera Utara kini mencapai empat perunggu. Dua perunggu sebelumnya diraih oleh Ramadhan Firmansyah di kelas 55,1-58 kg putra dan Amsal Rivaldo Berutu di kelas 52,1-55 kg putra.

Bacaan Lainnya

Ketua Keluarga Olahraga Tarung Drajat (Kodrat) Sumatera Utara, H. Tasimin, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian atlet Sumut, yang meski menurunkan hanya delapan atlet, mampu membawa pulang empat medali.

“Meski kami masih merasa belum maksimal, kami sangat bangga karena separuh dari atlet yang kami kirimkan berhasil meraih medali. Ini menjadi motivasi dan evaluasi penting menjelang PON 2028 di NTB dan NTT,” ungkap Tasimin.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Fadhel Tirta Yudha, pelajar kelas 2 SMP berusia 14 tahun yang sudah menunjukkan potensi besar sebagai aset masa depan tarung drajat Sumatera Utara.

BACA JUGA: Atlet Pencak Silat PPLPD Medan Raih Prestasi di Kejurnas 2024, Walikota dan Dispora Medan Dapat Apresiasi

Hingga Kamis (16/10), kontingen Sumatera Utara telah mengumpulkan total 22 medali di PON Beladiri 2025, terdiri dari 1 emas, 7 perak, dan 14 perunggu. Peluang menambah medali masih terbuka lebar, mengingat beberapa cabang olahraga unggulan seperti pencak silat, kempo, sambo, karate, wushu, dan jujitsu belum dimulai.

Pekan olahraga ini akan semakin seru dengan jadwal pertandingan pencak silat yang akan berlangsung mulai 17 hingga 21 Oktober, diikuti oleh kempo dan sambo pada 18-21 Oktober, karate pada 23-25 Oktober, serta jujitsu dan wushu yang akan bergulir pada 24-26 Oktober. (KSC)

Pos terkait