KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purnawirawan Marciano Norman, mendampingi Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, dalam pertemuan penting dengan atlet kickboxing asal Jawa Timur, Viona Amalia Adinda Putri, korban dugaan kekerasan seksual oleh pelatihnya. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Jumat (13/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Viona menyampaikan pengaduan sekaligus meminta perlindungan dari intimidasi yang dialaminya setelah berani mengungkap kasus pelecehan seksual melalui media sosial.
Marciano Norman menegaskan dukungannya terhadap langkah tegas Menpora Erick Thohir untuk membersihkan dunia olahraga dari praktik kekerasan seksual.
BACA JUGA: Susy Susanti Prihatin Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing, Dukung Penanganan Hukum
“KONI Pusat mendukung sepenuhnya kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga. Kita lawan kasus-kasus seperti ini, tidak boleh ada pelatih dan mereka yang dalam pembinaan olahraga prestasi melakukan pelanggaran apalagi pelecehan seksual ini sangat memalukan dan tidak boleh ada di lingkungan kita,” ujar Marciano, dikutip dari laman resmi Kemenpora, Sabtu (14/3/2026).
Ketua KONI Pusat juga menegaskan, jika terduga pelaku terbukti bersalah, ia harus dilarang terlibat kembali di dunia olahraga.
“Saya harapkan ke depannya pelaku-pelaku ini tidak boleh hadir dalam kegiatan olahraga dan tidak boleh menjadi anggota organisasi olahraga apapun,” tambah Marciano.
BACA JUGA: Menpora Erick Thohir Tegaskan Negara Berpihak pada Atlet Panjat Tebing Korban Kekerasan Seksual
Langkah ini menjadi sinyal kuat bagi dunia olahraga Tanah Air bahwa kasus kekerasan seksual akan ditindak tegas, dan perlindungan bagi atlet menjadi prioritas utama pemerintah serta KONI Pusat. (KSC)
TIM REDAKSI








