KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) memastikan pelayanan publik selama masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 H tetap berjalan optimal di seluruh Indonesia. Hasil pemantauan menunjukkan layanan di sektor pemasyarakatan dan keimigrasian berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Sekretaris Kemenko Kumham Imipas, R. Andika Dwi Prasetya, menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan secara menyeluruh di berbagai wilayah, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Bali, hingga DKI Jakarta. Kegiatan ini melibatkan jajaran pimpinan tinggi madya, staf ahli, staf khusus, hingga pimpinan tinggi pratama.
“Secara nasional, pelayanan publik selama Idulfitri berjalan optimal tanpa gangguan signifikan. Semua berlangsung aman dan terkendali,” ujar Andika, Minggu (22/3/2026).
Layanan Pemasyarakatan Humanis dan Tertib
Di sektor pemasyarakatan, layanan kunjungan Lebaran berlangsung dengan pendekatan humanis. Salah satu contohnya di Lapas Kelas I Semarang, yang memberikan Remisi Khusus Idulfitri kepada 872 warga binaan.
Sementara itu, Lapas Kelas I Cirebon menerapkan sistem biometrik untuk pengunjung. Layanan kunjungan dibuka selama tiga hari dengan pengamanan ketat, sekaligus menghadirkan suasana hangat melalui hiburan dari warga binaan.
Di Jawa Timur, Rutan Kelas I Surabaya dan Lapas Kelas I Surabaya menunjukkan kesiapan penuh menghadapi lonjakan kunjungan. Pengamanan melibatkan unsur TNI dan Polri, dengan sistem pembagian sesi kunjungan yang tertib.
Adapun di Jawa Barat, Lapas Kelas IIA Bogor memastikan kesiapan layanan selama skema work from anywhere (WFA), sementara Rutan Kelas I Depok mengintegrasikan pemantauan dengan sosialisasi regulasi terbaru, termasuk Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
BACA JUGA: Lapas Batam Salurkan Remisi Idulfitri 2026 kepada 757 Warga Binaan
Di wilayah ibu kota, Lapas Kelas I Cipinang tetap memberikan pelayanan optimal meski dalam skema kerja fleksibel. Sedangkan di Banten, Lapas Kelas IIA Cilegon tetap beroperasi normal tanpa WFA, serta menggelar program Pesantren Kilat bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Layanan Imigrasi Tetap Berjalan Selama Libur
Pada sektor keimigrasian, pelayanan tetap berjalan di berbagai titik strategis. Di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, fokus pelayanan mencakup pemeriksaan keluar masuk wilayah serta penguatan transformasi digital.
Sementara itu, di Pelabuhan Tanjung Priok, layanan pemeriksaan awak kapal tetap berjalan normal. Kantor Imigrasi juga tetap membuka layanan paspor dan izin tinggal dengan sistem kerja fleksibel yang tidak mengganggu kualitas pelayanan.
Di Kantor Imigrasi Jakarta Utara, layanan paspor dan izin tinggal bagi WNA tetap tersedia. Inovasi juga hadir di Kantor Imigrasi Cilegon melalui program LAPOR SAPA (Layanan Paspor Sabtu Akhir Pekan).
Permohonan paspor dilakukan melalui aplikasi M-Paspor, serta mekanisme walk-in khusus bagi kelompok prioritas seperti lansia, ibu hamil, dan balita.
Komitmen Pelayanan Prima
Kemenko Kumham Imipas menegaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh kesiapan petugas, sarana prasarana yang memadai, serta pemanfaatan teknologi seperti sistem biometrik dan pengamanan berlapis.
Selain itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia dan transformasi digital terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan publik.
BACA JUGA: Remisi Nyepi 2026: 1.506 Narapidana Dapat Pengurangan Hukuman, 4 Orang Langsung Bebas
“Tidak ditemukan gangguan signifikan selama periode libur Idulfitri. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga pelayanan publik tetap prima, aman, dan berkeadilan,” pungkas Andika.
Dengan capaian tersebut, Kemenko Kumham Imipas memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan terbaik, bahkan di tengah tingginya mobilitas dan kebutuhan selama momentum Lebaran. (KSC)
TIM REDAKSI








