KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan layanan publik tetap berjalan optimal pada hari kerja pertama setelah libur Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui Unit Layanan Terpadu (ULT), kementerian menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan prima tanpa hambatan, termasuk dalam merespons berbagai laporan masyarakat secara cepat dan tepat.
Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen, Anang Ristanto, mengapresiasi dedikasi petugas ULT yang tetap siaga memberikan layanan, bahkan selama masa libur panjang. Menurutnya, konsistensi kualitas layanan publik merupakan kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
“Komitmen ini perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan agar harapan publik terhadap layanan kementerian tetap terjaga. Ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” ujar Anang dikutip dari laman Kemendikdasmen, Sabtu (28/3/2026).
Ia menegaskan bahwa penerapan skema kerja fleksibel seperti work from anywhere (WFA) tidak mengurangi kualitas layanan. Kemendikdasmen memastikan seluruh sistem pelayanan tetap berjalan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.
BACA JUGA: Kemendikdasmen Raih 19 Predikat Zona Integritas dari KemenPANRB, Capaian Meningkat 137,5 Persen
“Layanan kepada masyarakat adalah prioritas utama. Tidak boleh ada hambatan ataupun penurunan kualitas dalam memberikan pelayanan,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Tim Unit Layanan Kerja Sama Pembiayaan, Kepegawaian, dan Pengawasan, Ria Triana Dewi Jayanti, mengungkapkan bahwa jumlah laporan masyarakat selama libur Idulfitri tergolong tinggi, namun masih dalam kondisi terkendali. Hal ini didukung oleh penerapan sistem kerja bergilir (shifting) yang menjaga keberlangsungan operasional layanan.
Mayoritas laporan yang diterima berkaitan dengan tunjangan guru, baik ASN, non-ASN, maupun PPPK. Selain itu, isu lain yang juga mendominasi meliputi Data Pokok Pendidikan (Dapodik), akun belajar.id, serta program beasiswa.
“Sebagian besar laporan yang masuk tidak memerlukan eskalasi lebih lanjut. Kami dapat langsung merespons dengan mengarahkan pelapor untuk berkoordinasi dengan dinas terkait atau memastikan kesesuaian data,” jelas Ria.
Ke depan, ULT Kemendikdasmen menargetkan peningkatan kecepatan respons layanan dengan waktu tanggapan kurang dari satu jam. Selain itu, kementerian juga berupaya meningkatkan indeks kepuasan masyarakat melalui evaluasi berkelanjutan terhadap setiap laporan yang masuk.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan tata kelola layanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, Kemendikdasmen menegaskan bahwa pelayanan publik tetap berjalan maksimal, bahkan di tengah periode libur panjang sekalipun. (KSC)
TIM REDAKSI








