BALI | kliksumut.com – Dalam keterangannya bahwa Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengatakan provinsi itu mengalami kelangkaan oksigen bagi para pasien COVID-19 sementara jumlah kasus melonjak.
Bali dan Jawa serta 15 kabupaten/kota lain sedang menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akan berakhir Minggu (25/7). Pemerintah sedang mempertimbangkan apakah akan memperpanjangnya atau tidak.
Menurut data resmi, Indonesia, negara terpadat keempat di dunia, telah mencatat lebih dari 3 juta orang terinfeksi virus corona dan 80.598 meninggal. Penyebaran itu, yang disebabkan oleh varian Delta, belum memperlihatkan tanda-tanda akan berhenti.
BACA JUGA: Jawa-Bali PPKM, PSMS Berpeluang Jadi Tuan Rumah
Organisasi riset Our World in Data mengatakan Indonesia memiliki tingkat kematian tiga kali lebih tinggi dari rata-rata global.
Terdapat perdebatan sengit mengenai pembatasan terkait virus corona. Pakar kesehatan mengatakan terlalu dini untuk melonggarkan pembatasan di tengah lonjakan infeksi. Namun, kelompok-kelompok bisnis memperingatkan akan PHK massal apabila pembatasan tak dilonggarkan.
Kelangkaan oksigen juga terjadi di Jawa. Pemerintah telah mulai mengimpor pasokan oksigen dari negara-negara seperti AS dan China. (VOA)








