KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Kebakaran mendadak terjadi di sisi kanan bangunan Plaza Millenium, Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Api tiba-tiba muncul dan sempat membuat panik pengunjung serta pengguna jalan.
Menurut keterangan petugas keamanan Plaza Millenium, Julianto, peristiwa tersebut diawali dengan suara ledakan keras yang berasal dari drainase di pintu masuk kendaraan mal.
BACA JUGA: Asap Kebakaran Pabrik Sandal Swallow Ganggu Warga, DPRD Medan Desak Dinkes Buka Posko Kesehatan
“Awalnya terdengar suara ledakan dari parit (drainase) di pintu masuk mal, lalu disusul ledakan lagi dari drainase di seberang jalan,” ujar Julianto.
Tak lama setelah ledakan, api terlihat berkobar di bagian pagar sisi kanan gedung Plaza Millenium, tepatnya di area yang berdekatan dengan Stasiun dan SPBU Kapten Muslim.
Dugaan Api Berasal dari Drainase Berisi BBM
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan penyelidikan awal.
Kasi Damkar Kota Medan, Rusli Simbolon, mengungkapkan bahwa api diduga berasal dari dalam drainase yang berada di sisi kanan gedung Plaza Millenium.
“Objek yang terbakar diduga minyak di dalam parit yang berasal dari arah SPBU Kapten Muslim,” kata Rusli Simbolon.
Ia menjelaskan, di dalam drainase tersebut diduga terdapat bahan bakar minyak (BBM) yang memicu munculnya api dan ledakan. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
BACA JUGA: Dua Pegawai Lapas Tewas dalam Kebakaran di Labuhanbatu
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Rp 100 Juta
Beruntung, dalam insiden kebakaran Plaza Millenium Medan ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api sebelum merembet lebih luas ke area bangunan utama mal.
Meski demikian, kerugian material ditaksir mencapai Rp 100 juta, akibat sebagian bangunan dan fasilitas di sisi kanan plaza mengalami kerusakan.
Hingga kini, lokasi kejadian masih dalam pengawasan petugas, sementara polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (KSC)








