KLIKSUMUT.COM | MANDAILING NATAL – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) hingga kini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus pembakaran Mapolsek Muara Batang Gadis (MBG), jajaran Polres Mandailing Natal (Madina), yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan bahwa penyidik masih memeriksa sejumlah pihak untuk mengungkap penyebab pasti dan kronologi sebenarnya dari peristiwa tersebut.
“Belum ada penetapan tersangka, masih dilakukan pendalaman terhadap saksi-saksi,” ujar Kombes Pol Ferry, Senin (22/12/2025).
Menurut Ferry, penyelidikan saat ini masih terfokus pada seorang terduga pelaku narkoba berinisial R, yang sebelumnya sempat diamankan warga. R dikabarkan berhasil melarikan diri saat berada dalam penguasaan pihak kepolisian Polsek Muara Batang Gadis.
“Penyelidikan masih terus dilakukan terhadap yang kabur itu (R),” jelasnya.
BACA JUGA: Dibakar Api Cemburu, Agus Ujung Tega Bunuh Rosda Br Situmeang Satu keluarga
Selain memburu terduga pelaku, pihak kepolisian juga melakukan pemeriksaan internal. Kapolsek Muara Batang Gadis beserta sejumlah personel lainnya tengah diperiksa oleh Propam Polda Sumut untuk mendalami dugaan kelalaian yang berkaitan dengan insiden tersebut.
“Ya, Kapolsek Muara Batang Gadis sedang diperiksa untuk mendalami terjadinya aksi kemarin itu,” sebut Ferry.
Kombes Ferry mengungkapkan, peristiwa pembakaran Mapolsek MBG diduga dipicu kesalahpahaman di tengah masyarakat Desa Singkuang I dan Desa Singkuang II. Kesalahpahaman tersebut berkaitan dengan informasi penanganan seorang warga bernama Romadon, yang diamankan dalam dugaan tindak pidana narkotika.
“Berdasarkan fakta, yang bersangkutan diamankan pada Jumat (19/12/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Namun, saat dilakukan pengecekan, yang bersangkutan tidak berada di tempat penahanan dan berhasil melarikan diri, sehingga dilakukan upaya pencarian oleh jajaran kepolisian,” ungkapnya.
Terkait informasi yang beredar di masyarakat, Polda Sumut membantah isu bahwa terduga pelaku narkoba sengaja dilepaskan oleh personel Polsek Muara Batang Gadis.
BACA JUGA: Buntut Tewasnya Driver Ojol: Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa
“Informasi itu tidak benar,” tegas Ferry.
Namun, ia mengakui bahwa situasi di lapangan kemudian berkembang tidak terkendali hingga berujung pada aksi perusakan dan pembakaran fasilitas kepolisian, termasuk kendaraan dinas Polsek Muara Batang Gadis.
“Situasi berkembang dan terjadi tindakan perusakan serta pembakaran terhadap sejumlah fasilitas kepolisian,” pungkasnya. (KSC)
TIM REDAKSI








