KLIKSUMUT.COM | PEKANBARU – Dalam upaya serius mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah rawan, khususnya Provinsi Riau, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melakukan kunjungan kerja langsung ke Pekanbaru, Kamis (24/7/2025).
Setibanya di Lanud Roesmin Nurjadin (RSN), Pekanbaru, Kapolri disambut hangat jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid, Kapolda Riau Irjen Pol Heri Heriawan, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung, serta Danlanud RSN Marsma TNI Abdul Haris.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah pusat dalam mengantisipasi ancaman karhutla menjelang puncak musim kemarau, yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan mengancam stabilitas lingkungan serta ekonomi daerah.
BACA JUGA: Kapolri Mutasi Sejumlah Kapolres dan Pamen di Polda Sumut, Ini Daftar Lengkapnya
Sinergi TNI-Polri Hadapi Karhutla
Dalam pertemuan tersebut, Danrem 031/Wira Bima menyampaikan kesiapsiagaan jajaran TNI untuk bersinergi penuh dengan Polri, pemerintah daerah, dan stakeholder lainnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.
“Kami di wilayah Korem 031/Wira Bima siap bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Kesiapan personel serta sarana dan prasarana sudah kami tempatkan di titik-titik rawan,” tegas Danrem dalam keterangannya.
Kapolri Lakukan Patroli Udara di Titik Rawan
Usai menggelar rapat koordinasi bersama jajaran terkait, Kapolri langsung melaksanakan patroli udara menggunakan helikopter, meninjau langsung kondisi lapangan di beberapa wilayah rawan karhutla di Riau. Pemantauan ini penting untuk melihat secara langsung potensi titik api serta menilai kesiapan personel dan alat pendukung di lapangan.
Kegiatan patroli ini sekaligus menjadi langkah evaluatif dan strategis guna meningkatkan kecepatan respons dalam penanganan awal apabila terjadi kebakaran.
Langkah Antisipatif Jelang Musim Kemarau
Kapolri menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi menyeluruh antarinstansi dan keterlibatan masyarakat, termasuk edukasi dan pemberdayaan komunitas lokal dalam menjaga hutan serta lahan gambut.
“Penanggulangan karhutla menjadi tanggung jawab kita bersama. Langkah preventif, pemantauan, dan respon cepat menjadi kunci utama. Kita tidak boleh lengah,” ujar Kapolri saat briefing internal.
BACA JUGA: Kapolri Kantongi Nama Calon Wakapolri Pengganti Komjen Dofiri, Segera Diserahkan ke Presiden Prabowo
Harapan Terhadap Stabilitas dan Kesehatan Lingkungan
Dengan adanya kunjungan dan pemantauan langsung dari Kapolri, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin solid dan efektif. Upaya bersama ini bertujuan untuk menjaga kualitas udara, melindungi ekosistem, serta mencegah kerugian ekonomi yang kerap muncul akibat bencana karhutla.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen aparat keamanan dalam mewujudkan stabilitas nasional, terutama dari aspek keamanan lingkungan hidup dan kesehatan publik. (KSC)








