Janji Tinggal Janji: Atlet Medan Peraih Medali PON 2024 Belum Terima Tali Asih, Kapan Direalisasi?

Janji Tinggal Janji: Atlet Medan Peraih Medali PON 2024 Belum Terima Tali Asih, Kapan Direalisasi?
Pemko Medan

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Meski Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 telah berlalu hampir satu tahun, namun janji Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk memberikan tali asih kepada atlet berprestasi hingga kini belum juga terealisasi. Para atlet mulai kehilangan harapan, bahkan merasa dianaktirikan di daerah sendiri.

Salah satu atlet yang angkat bicara adalah Aldila Indryati, peraih tiga medali emas cabang olahraga boling. Ia mengaku sangat kecewa karena hingga kini tidak ada kejelasan mengenai pencairan tali asih yang dijanjikan.

“Hingga kini belum jelas kapan kami menerima tali asih dari Pemko Medan. Kemarin kita dengar akan dibagikan saat Haornas (Hari Olahraga Nasional), tapi sampai sekarang tidak ada kabar,” ujar Aldila, Kamis (19/9/2025).

Ia menyebutkan bahwa para atlet bahkan sempat diminta mengumpulkan berkas administrasi sebagai syarat pencairan. Namun, semua itu ternyata belum menghasilkan apa-apa.

“Jujur saya cemburu dengan atlet dari daerah lain. Atlet dari kabupaten/kota lain seperti Asahan sudah menerima tali asih. Kami di Medan justru belum,” tambahnya.

BACA JUGA: Drama Keluarga di Catalunya! Alex Marquez Menang, Pesta Juara Dunia Marc Harus Tertunda

Lebih menyakitkan lagi, menurut Aldila, Kota Medan selama ini dikenal sebagai daerah yang paling cepat memberikan tali asih kepada atlet. Namun kali ini justru menjadi yang paling lambat, bahkan belum ada kejelasan.

“Biasanya beberapa hari setelah bonus PON dibagikan di tingkat provinsi, kami dari Medan sudah menerima tali asih dari Pemko. Tapi sekarang berbeda. Kami sangat kecewa,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Kekecewaan ini, lanjut Aldila, bisa berdampak serius pada semangat dan loyalitas para atlet.

“Kalau seperti ini terus, bukan tidak mungkin atlet akan pindah ke daerah lain yang lebih menghargai. Ini bisa jadi kemunduran besar bagi dunia olahraga di Medan,” ujarnya.

Sebagai informasi, pada PON XXI/2024, atlet asal Kota Medan berhasil menyumbang 50 medali emas, 31 perak, dan 67 perunggu. Kontribusi ini menjadi tulang punggung keberhasilan Kontingen Sumatera Utara yang finis di posisi keempat klasemen umum, dengan total 79 emas, 59 perak, dan 116 perunggu.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, Tengku Chairuniza, mengakui bahwa memang ada kendala dalam proses penyaluran tali asih. Namun ia memastikan bahwa bantuan itu akan dibagikan pada triwulan keempat tahun 2025.

BACA JUGA: Pickleball Sumut Tancap Gas! Gelar Penataran Pelatih, Siap Masuk Keluarga Besar KONI

“Rencananya akan dibagikan antara bulan Oktober atau November. Kami mohon agar para atlet bersabar,” katanya kepada wartawan.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan publik: apakah tali asih hanya janji manis menjelang kompetisi, atau benar-benar bentuk apresiasi yang tulus dari pemerintah kepada pahlawan olahraga daerah?

Jika ketidakpastian ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin akan ada eksodus atlet ke daerah lain yang lebih peduli dan siap memberikan jaminan penghargaan nyata atas prestasi mereka. (KSC)

Pos terkait