KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, ketika badan Jalan PDAM Tirtanadi tiba-tiba amblas pada Jumat (4/4/2025), hanya beberapa waktu setelah proyek perbaikan drainase selesai dilakukan. Peristiwa ini sontak mengundang perhatian masyarakat dan para pengendara yang melintas.
Pantauan di lokasi pada Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 10.00 WIB menunjukkan lubang jalan menganga dengan diameter sekitar dua meter di lajur arah Jalan TB Simatupang. Area tersebut kini telah dipasangi pembatas demi mencegah pengendara melintas dan menghindari potensi kecelakaan.
BACA JUGA: Drainase Jalan Simpang Tiga Khutung Khampak, Desa Tegor Miko Dipenuhi Kerikil
Pengerjaan proyek drainase di lokasi ini sebelumnya dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan sejak tahun 2023, dengan menggunakan box culvert berukuran 2×2 meter.
Warga: Jalan Baru Diperbaiki, Tapi Langsung Amblas
Rosmina, warga sekitar yang menyaksikan langsung kondisi jalan amblas, mengaku kecewa. Ia membenarkan bahwa proyek drainase di lokasi tersebut baru saja rampung sebelum insiden terjadi.
“Kemarin (amblasnya), iya baru siap memang (pengerjaan drainasenya),” ujar Rosmina dengan nada prihatin.
Pemkot Medan Angkat Bicara: Rongga Kosong Jadi Penyebab
Menanggapi kejadian tersebut, Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, menyampaikan bahwa penyebab utama jalan amblas adalah rongga kosong di bawah box culvert akibat proses penyusutan tanah di kedalaman 7-8 meter.
“Itu akibat ada rongga yang masih kosong, karena itu kan dulu kita kerjakan box dia di kedalaman 7-8 meter, ada yang masih belum padat kali dia di bawah, jadi dia susut,” jelas Gibson saat dihubungi Sabtu (5/4/2025).
Ia memastikan bahwa tidak ada pengendara yang melintas saat kejadian berlangsung, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka.
Perbaikan Segera Dituntaskan, Ditanggung Pemborong
Untuk mengatasi persoalan ini, tim teknis sudah mulai bekerja melakukan pengurukan ulang dan pengecekan pada saluran drainase guna memastikan tidak ada rongga lain yang berpotensi membahayakan. Pekerjaan perbaikan ini dilakukan oleh pihak kontraktor karena masih dalam masa pemeliharaan proyek.
“Minggu depan udah selesai itu, ini kan sudah ditimbun mulai, mungkin malam ini sudah selesai semua ditimbun, kalau udah dapat baru kita aspal kembali,” kata Gibson.
BACA JUGA: HMI Cabang Medan Sebut Walikota Medan Diduga Sibuk Kampanye Capres Hingga Lupa Persoalan Infrastruktur Kota Medan Yang Merugikan Masyarakat
Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas
Sementara itu, para pengendara terlihat lebih waspada saat melintas di sekitar area jalan amblas. Pengurangan kecepatan dan peningkatan kewaspadaan menjadi pemandangan umum demi menghindari potensi kecelakaan.
Kejadian ini menjadi sorotan publik dan menjadi pembelajaran penting bagi pihak terkait agar pengawasan proyek infrastruktur dilakukan lebih ketat, terutama dalam tahap akhir sebelum jalan dibuka kembali untuk umum. (KSC/detik)








